Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengakses pasar global. Langkah ini diwujudkan melalui Pekan Pengembangan Ekspor, sebuah program strategis yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, pada 3-6 Desember 2024.

Baca Juga:  Lautan Jamaah Padati Tanggul! Haul Habib Sholeh Dijaga Ketat, Polisi Turun Gunung

Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang membuka acara, 03/12/24, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program UMKM BISA Ekspor (Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor). Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas UMKM agar dapat bersaing di pasar internasional.

Pekan Pengembangan Ekspor adalah langkah nyata untuk mendorong UMKM menjadi eksportir tangguh. Ini adalah upaya bersama untuk memastikan lebih banyak produk Indonesia dapat dikenal di pasar global.

Baca Juga:  APBD Sidoarjo 2026 Tembus Rp 5,7 Triliun: Prioritas Atasi Banjir, Sekolah Layak, dan Layanan Publik yang Lebih Merata

Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi berkembang dan bersaing di tingkat internasional,” kata Mendag Budi dalam sambutannya.

Rangkaian Kegiatan StrategisAcara ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM. Beberapa kegiatan yang diselenggarakan meliputi:

Seminar Peluang Ekspor untuk produk fesyen, aksesori, pertanian, dan hortikultura.

Baca Juga:  104 Kasus Terungkap, 71 Tersangka Dibekuk: Polres Pasuruan Torehkan Prestasi di Ops Sikat Semeru

Business Matching, mempertemukan pelaku usaha dengan mitra dagang dari Jepang dan Uni Emirat Arab.

Konsultasi Produk dan Adaptasi Pasar yang difasilitasi oleh Export Center Surabaya.

Penandatanganan Kerja Sama antara Kemendag dan Bank Jatim untuk pembinaan pelaku UMKM berorientasi ekspor.

Pelepasan Ekspor Simbolis untuk menunjukkan keseriusan UMKM Indonesia dalam memasuki pasar internasional.

Baca Juga:  “Rakyat Gemuyu” Jadi Target, Muh. Haris Dukung Komitmen Presiden di HUT ke-80 RI

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Mardyana Listyowati, menegaskan pentingnya acara ini dalam mendorong UMKM untuk bertransformasi menjadi eksportir profesional.

Pekan Pengembangan Ekspor adalah momentum yang tepat bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing produk mereka dan mengakses pasar global secara lebih luas,\” ujarnya.

Baca Juga:  Misi Mulia Polres Salatiga: Ribuan Anak Sekolah dan Santri Nikmati Makanan Bergizi

Kolaborasi untuk UMKM Go GlobalSalah satu sorotan acara ini adalah kerja sama antara Kemendag dan PT Bank Jatim. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mendukung UMKM melalui pelatihan, sertifikasi produk, hingga partisipasi dalam pameran dan promosi dagang.

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis UMKM dalam pengembangan bisnis dan ekspor.

Baca Juga:  Polres Pasuruan Salurkan Bantuan bagi Korban Pergeseran Tanah di Purwodadi

Kami akan terus mendukung pelaku UMKM dengan pendampingan dan pembiayaan agar mereka mampu memenuhi standar internasional dan bersaing di pasar global,\” katanya.

Meningkatkan Kepercayaan Diri UMKMKemendag berharap acara ini dapat memberikan dorongan besar bagi UMKM untuk berinovasi dan beradaptasi sesuai kebutuhan pasar global. Mendag Budi menyampaikan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak hanya berhenti di Pekan Pengembangan Ekspor, tetapi juga melalui program berkelanjutan seperti pelatihan, konsultasi, dan akses pasar.

Baca Juga:  Sinergi Tanpa Batas, Polsek Prigen Rayakan HUT ke-80 TNI Bersama Koramil 0819 Prigen

Produk UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kebanggaan di dunia internasional. Dengan dukungan pemerintah, mitra strategis, dan semangat inovasi dari pelaku usaha, saya yakin UMKM kita mampu mendunia,” tutup Mendag Budi.

Pekan Pengembangan Ekspor diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan transformasi UMKM Indonesia menjadi kekuatan baru dalam perdagangan internasional. (*)