Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dalam rangka memperkuat sektor ekspor Indonesia.

Acara penandatanganan ini berlangsung di Ballroom Hotel Double Tree Surabaya, bertepatan dengan kegiatan Pekan Pengembangan Ekspor, Jumat (6/12/2024).

Baca Juga:  Digerebek Tengah Malam! Polres Sampang Bongkar Dua Kasus Rokok Ilegal di Camplong

Perjanjian tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaku usaha, pengembangan produk, dan dukungan promosi dagang bagi pelaku usaha berorientasi ekspor.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim, Edi Masrianto, dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Muhammad Suaib Sulaiman.

Baca Juga:  Polda Jatim Kembangkan Sistem Layanan Gizi Terpadu untuk Tingkatkan Kesejahteraan Publik

Dalam acara ini, turut hadir Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, dan Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman.

Busrul Iman mengungkapkan bahwa ruang lingkup perjanjian ini mencakup sejumlah inisiatif strategis, seperti pelatihan pengembangan produk, workshop, webinar, business matching dengan calon pembeli internasional, dan partisipasi dalam pameran dagang internasional.

Baca Juga:  Rektor UIN Salatiga Buka Suara: Secara Konstitusi, Polri Lebih Tepat Langsung di Bawah Presiden

Bank Jatim juga akan melakukan kurasi serta evaluasi terhadap pelaksanaan program untuk memastikan pelaku usaha dapat memanfaatkan akses pasar global secara optimal.

Kami percaya bahwa sinergi antara pemerintah dan Bank Jatim akan memperkuat ekosistem ekspor Indonesia. Dengan adanya akses pasar yang lebih luas, pelaku usaha diharapkan dapat tumbuh dan berkembang lebih pesat, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Busrul.

Baca Juga:  Pemkab Sidoarjo Raih Penghargaan \"Menuju Informatif\" dalam KI Award 2024

Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan pelepasan ekspor CV Cherry Blossom Indonesia yang dilakukan oleh Menteri Perdagangan dan Edi Masrianto di Gedangan, Sidoarjo.

Menurut Busrul, Bank Jatim berkomitmen untuk terus mendukung sektor ekspor, terutama UMKM, dengan menyediakan pembiayaan dan fasilitas yang dibutuhkan agar dapat bersaing di pasar global.

Baca Juga:  Inovasi Biru dan Pemutihan Pajak: Samsat Surabaya Barat Beri Layanan Kilat untuk Masyarakat

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menjelaskan bahwa Pekan Pengembangan Ekspor adalah bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing UMKM Indonesia, memfasilitasi akses mereka ke pasar global. Ia juga menyoroti pentingnya Program UMKM BISA Ekspor untuk membantu UMKM mengatasi hambatan ekspor dan memahami dinamika pasar global.

Melalui program ini, kami ingin mendorong UMKM untuk bertransformasi menjadi eksportir yang andal dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional,

Baca Juga:  Polres Bangkalan Tanggap Bencana, Evakuasi Warga di Tiga Desa Terdampak Banjir

Mardyana Listyowati, menambahkan bahwa Pekan Pengembangan Ekspor ini juga berfungsi sebagai sarana bagi UMKM untuk mengakses pasar yang lebih luas.

Kerja sama ini diharapkan akan semakin memperkuat ekosistem ekspor Indonesia dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha, terutama UMKM, yang ingin mengembangkan bisnisnya di pasar internasional. (*)