Laporan: Ninis Indrawati

MOJOKERTO | SUARAGLOBAL.COM – Polres Mojokerto Kota Polda Jawa Timur mengambil langkah cepat dalam menangani dampak banjir yang melanda kawasan Balong Cangkring, Kota Mojokerto.

Pada Selasa (10/12/2024), Polres Mojokerto Kota mendirikan Posko Tanggap Bencana sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak.

Baca Juga:  Awali 2026 dengan Kepedulian, Polresta Sidoarjo dan Bhayangkari Tebar Jumat Berkah

Langkah ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polres Mojokerto Kota dalam membantu masyarakat yang terpaksa mengungsi akibat banjir yang masih menggenangi wilayah mereka.

Wakapolres Mojokerto Kota, Kompol Suwarno S.H., bersama sejumlah pejabat utama, memimpin langsung penyaluran bantuan ini.

Baca Juga:  Resmi Pimpin Polres Salatiga! AKBP Jonathan David Harianthono Ambil Alih Tongkat Komando, Siap Lanjutkan Pengabdian Presisi Jaga Salatiga Tetap Kondusif

“Posko Tanggap Bencana ini kami dirikan untuk mempermudah distribusi bantuan sekaligus menjadi pusat koordinasi dalam penanganan bencana.

Kami memastikan kebutuhan dasar warga seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan dapat terpenuhi,” ujar Kompol Suwarno.

Baca Juga:  Revisi UU TNI: Memperkuat Pertahanan, Menjaga Netralitas, dan Menegaskan Supremasi Sipil

Pada tahap awal, Polres Mojokerto Kota menyalurkan bantuan berupa 35 dus mi instan, 100 kilogram beras, 20 dus air mineral, dua krat telur, serta sejumlah obat-obatan.

Bantuan ini langsung didistribusikan melalui Posko Tanggap Bencana yang terletak di Balong Cangkring.

Baca Juga:  Reog Ponorogo Gegap Gempita, Meriahkan Karnaval HUT ke-80 RI di Kecamatan Sine

Tak hanya itu, sebelumnya Polres Mojokerto Kota juga telah membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak banjir sebagai langkah awal bantuan darurat.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir. Kami juga berdoa agar banjir ini segera surut sehingga warga dapat kembali menjalankan aktivitas mereka dengan normal,” tambah Kompol Suwarno.

Baca Juga:  PWI Jateng Angkat Suara Insiden Wartawan di MTsN 1 Rembang, Berakhir dengan Permintaan Maaf

Banjir yang melanda Kota Mojokerto ini menimbulkan dampak signifikan, memaksa sejumlah warga meninggalkan rumah mereka. Dengan adanya Posko Tanggap Bencana dan penyaluran bantuan ini, diharapkan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan selama masa sulit ini.

Polres Mojokerto Kota terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan memastikan mereka mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama. (*)