Laporan: Ninis Indrawati

MOJOKERTO | SUARAGLOBALCOM – Menyambut Hari Santri Nasional, Polres Mojokerto mengadakan acara gowes bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mojokerto dan 1.000 santri pada Minggu (20/10).

Acara ini bertujuan tidak hanya sebagai perayaan Hari Santri, tetapi juga untuk menciptakan suasana kondusif dalam menyongsong Pilkada 2024, yang kini telah memasuki tahap kampanye.

Kegiatan gowes yang melibatkan berbagai instansi ini dimulai dari Pendopo Walikota Mojokerto dan berakhir di Pondok Pesantren Al Amin, Desa Ngingas Rembyong, Sooko, Mojokerto. Para peserta disambut antusias oleh warga sepanjang rute yang dilalui, menciptakan suasana meriah dan penuh keakraban.

Baca Juga:  Polisi Kudus Bongkar Pencurian Barang Antik Rp800 Juta, Pelaku Berhasil Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. Ihram Kustarto, dalam sambutannya menegaskan bahwa acara ini merupakan simbol sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya memperingati Hari Santri, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk menjaga suasana damai menjelang Pilkada. Sinergitas yang terbangun di sini sangat penting untuk memperkuat persatuan,\” jelasnya.

Baca Juga:  Program ACF TBC Sentuh Lapas Namlea, 18 Warga Binaan Masuk Pemantauan Khusus

Keunikan dari kegiatan ini adalah seluruh peserta mengenakan pakaian muslim, mempertegas nilai-nilai tradisional dan keagamaan yang dihormati oleh masyarakat Mojokerto. Forkopimda dan peserta lain, termasuk santri, menunjukkan kekompakan mereka dalam menghormati budaya keagamaan setempat.

Pjs Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli, menambahkan bahwa Hari Santri tidak hanya harus dirayakan secara simbolis, tetapi juga menjadi pengingat akan peran penting santri dalam sejarah perjuangan bangsa.

Baca Juga:  Operasi Besar di Mojokerto: 134 Anggota ‘Golongan Pemukul’ Ditangkap Saat Pesta Miras

Mari kita manfaatkan momen ini untuk memperkuat komitmen dalam berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa,\” ujarnya.

Melalui acara ini, diharapkan selain terciptanya suasana damai menjelang Pilkada, tali silaturahmi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat bisa terus terjalin erat. (*)