Antisipasi Bullying Di Lingkup Sekolah, SMP N 2 Salatiga Tanda Tangani Fakta Integritas Anti Bullying



Laporan: Fera Marita




Salatiga, BeritaGlobal.net – Maraknya kasus-kasus bullying yang terjadi di kalangan pelajar akhir-akhir ini membuat pihak SMP N 2 Salatiga berinisiatif membuat fakta integritas anti bullying yang akan ditanda tangani oleh seluruh guru dan siswa SMP N 2 Salatiga.

Bertempat di lapangan upacara SMP N 2 Salatiga, penandatanganan fakta integritas anti bullying ini juga dihadiri oleh ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, pada Senin ( 15/8/22 ) bertepatan dengan upacara peringatan hari pramuka.

Baca Juga:  Latih Siswa Siswi Peduli Duafa, SMK Jama'ah Pasrah Anjurkan Anak Didik Berzakat di Lingkungan Masing - Masing

Mudjiati, Kepala Sekolah SMP N 2, memaparkan bahwa perundungan atau bullying baik verbal maupun fisik banyak terjadi di sekitar pelajar yang masih berusia remaja ini. 

“Banyak sekali kita temui perundungan baik fisik maupun verbal dikalangan remaja. Mereka kebanyakan bermedia sosial secara tidak sehat seperti kurang berhati-hati dalam mengunduh maupun mengunggah sesuatu di media sosial baik itu di WA, IG maupun FB yang bisa mengakibatkan terkena UU ITE,” papar Mudjiati.

Baca Juga:  Demi Keamanan Siswa, Diknas Salatiga Terapkan Belajar Daring 1–3 September

Melihat fenomena tersebut, pihak SMP N 2 melakukan komitmen dan janji bersama di lingkup civitas sekolah agar tidak terjadi bullying baik fisik maupun verbal.

Mudjiati menambahkan bahwa selama ini pihak SMP N 2 Salatiga selalu menekankan kepada seluruh siswanya untuk tidak melakukan perundungan, baik itu saat upacara maupun dalam kegiatan belajar mengajar.

“Ada banyak permainan-permainan yang kita terapkan dalam pembelajaran  untuk menginternalisasi agar anak tidak melakukan perundungan dan bisa bermedia sosial secara bijak,” imbuh Mudjiati.

Baca Juga:  Dari Barista hingga Teknisi Smart Building, Vokasi 2026 Jawab Kebutuhan Industri Modern

Sementara itu ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, menegaskan bahwa anti bullying ini merupakan hal yang harus ditekankan kepada siswa.

“Saat ini bullying sudah sering terjadi. Apalagi media yang saat ini dipakai anak-anak adalah media yang gampang yaitu media sosial. Siapa pun bisa melakukan bullying. Dan sekolah perlu menekankan kepada siswanya untuk berhenti melakukan bullying,” pungkas Dance. ( Fe )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!