Apes! Maling Rumah Guru di Pati Ketahuan Ngumpet di Bawah Kasur, Nyaris Kena Amukan Warga

Laporan: Tambah Santosa
PATI | SUARAGLOBAL.COM – Sebuah aksi percobaan pencurian yang terjadi di Dukuh Gadu, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, berakhir memalukan bagi pelakunya. Seorang pria berinisial NI (35), warga setempat, gagal membawa kabur barang berharga setelah aksinya dipergoki langsung oleh suami pemilik rumah saat bersembunyi di bawah kasur.
Peristiwa yang sempat menggegerkan warga tersebut terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Target pelaku adalah rumah milik Nur Azizah (44), seorang guru yang tinggal di Dukuh Gadu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, NI diduga telah mengincar rumah korban sejak siang hari. Ia terlihat beberapa kali mondar-mandir di sekitar lingkungan rumah untuk mengamati situasi dan memastikan kondisi sekitar dalam keadaan aman.
Setelah merasa tidak ada yang mencurigai gerak-geriknya, pelaku kemudian menjalankan aksinya menjelang petang. Ia masuk ke dalam rumah melalui jendela sebelah timur yang diketahui tidak terkunci.
Berhasil masuk ke dalam rumah tanpa hambatan, pelaku mulai menyusuri sejumlah ruangan. Ia sempat masuk ke salah satu kamar dan diduga mencari barang-barang berharga yang bisa dibawa kabur.
Namun nasib berkata lain. Saat pelaku berpindah ke ruangan lain, keberadaannya justru diketahui oleh Zahroni, suami korban. Merasa ada sesuatu yang tidak beres di dalam rumah, Zahroni segera melakukan pengecekan.
Betapa terkejutnya ia saat menemukan seorang pria asing tengah berusaha bersembunyi di bawah kasur. Pelaku yang diduga panik berusaha menghindari kepergok penghuni rumah ternyata tidak mampu mengelabui pemilik rumah.
Tanpa membuang waktu, Zahroni langsung mengamankan pelaku dan meminta bantuan warga sekitar. Dalam waktu singkat, warga berdatangan ke lokasi dan membantu mengendalikan situasi.
Beruntung, warga tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Pelaku kemudian diamankan sambil menunggu petugas kepolisian datang ke lokasi.
Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi melalui Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan membenarkan adanya kejadian percobaan pencurian tersebut.
“Setelah menerima informasi, anggota piket bersama Unit Reskrim Polsek Sukolilo langsung mendatangi lokasi dan mengamankan terduga pelaku untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan sebelum diproses lebih lanjut di Polsek Sukolilo,” terang AKP Sahlan.
Petugas kemudian melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, hingga meminta keterangan dari terduga pelaku guna melengkapi proses penyidikan.
Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani secara intensif oleh Unit Reskrim Polsek Sukolilo. Polisi juga terus mendalami motif pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi tersebut.
AKP Sahlan turut mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, terutama dengan memastikan seluruh akses masuk rumah dalam keadaan aman.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan pintu maupun jendela rumah dalam keadaan terkunci, baik saat ditinggalkan maupun ketika sedang beristirahat. Apabila menemukan tindak kriminal atau situasi yang mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil seperti membiarkan jendela tidak terkunci dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada barang yang sempat dibawa kabur dan pelaku berhasil diamankan sebelum melancarkan aksinya secara penuh. (*)








Tinggalkan Balasan