Laporan: Ninis Indrawati

PAMEKASAN | SUARAGLOBAL.COM – Sebuah peristiwa memilukan menimpa seorang nenek penjual rempah-rempah di Pasar Pakong, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Pada Minggu (20/04/2025), nenek yang sehari-hari mengandalkan penghasilan dari hasil berdagang kecil-kecilan itu harus menerima kenyataan pahit usai menjadi korban penipuan oleh pembeli tak bertanggung jawab yang membayar dengan uang mainan pecahan Rp100.000.-

Insiden yang terekam kamera ponsel warga ini langsung viral di media sosial dan menyulut gelombang empati publik. Unggahan tersebut memicu respons cepat dari jajaran Polres Pamekasan. Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, segera menginstruksikan Kapolsek Pakong untuk mengambil tindakan konkret sebagai wujud kepedulian terhadap korban.

Baca Juga:  Kecelakaan di Simpang Kalinongko: Satlantas Polres Salatiga Gerak Cepat Tangani Lakalantas, Satu Korban Alami Luka Dibawa Ke RSUD

Menanggapi perintah tersebut, Kapolsek Pakong, AKP Nining Dyah Poespitosari Soetikno, yang juga dikenal sebagai perwira polisi perempuan yang aktif dan humanis, langsung mengunjungi sang nenek di lokasi pasar tempat ia biasa berjualan. Dalam kunjungannya, AKP Nining menyerahkan uang tunai pengganti senilai Rp100.000 dari kantong pribadinya sebagai ganti rugi atas kerugian yang diderita korban.

“Kami hadir untuk melindungi dan mengayomi masyarakat, bukan hanya dalam penegakan hukum tetapi juga dalam empati kemanusiaan. Saya pribadi merasa tergugah dan ingin menunjukkan bahwa kita, aparat, peduli terhadap rakyat kecil,” ujar AKP Nining usai penyerahan uang tersebut.

Baca Juga:  Lapas Jatim Bebas Narkoba dan HP Ilegal: Serius Tanpa Basa-Basi, Bukan Sekadar Seremoni

Aksi sosial AKP Nining menuai pujian dari berbagai kalangan, baik dari masyarakat maupun internal kepolisian. Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan AKP Nining bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga cerminan nilai-nilai perjuangan emansipasi wanita di masa kini.

“Tepat di momen Hari Kartini, tindakan Bu Kapolsek seolah menghidupkan kembali semangat Kartini modern. Perempuan yang tidak hanya berkarya, tetapi juga membela yang lemah dan menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat kecil,” ucap AKP Sri Sugiarto.

Warga Pasar Pakong turut menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Kapolsek Pakong. Mereka berharap aksi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi aparat lain dan masyarakat luas untuk terus memupuk rasa kemanusiaan di tengah kondisi sosial yang penuh tantangan.

Baca Juga:  Muh Haris Gaungkan Gerakan Sadar Gizi di Kampus Ngudi Waluyo, Mahasiswa Diajak Jadi Motor Perubahan

Sementara itu, netizen ramai-ramai memberikan dukungan moral kepada nenek korban penipuan dan mendesak agar pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum. Pihak kepolisian pun menyatakan tengah menelusuri jejak pelaku melalui rekaman CCTV serta keterangan para saksi.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya kewaspadaan saat bertransaksi, khususnya bagi pedagang kecil. Namun di balik tragedi tersebut, aksi AKP Nining telah menyalakan kembali harapan bahwa kebaikan dan kepedulian masih hidup di tengah masyarakat kita. (*)