Laporan: Rizky Zulianda

MEDAN| SUARAGLOBAL.COM – Wali Kota Medan, Bobby Nasution, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Tingkat Kota Medan Tahun 2024 pada Sabtu malam di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan. Acara ini diselenggarakan dengan tujuan mengembangkan kemampuan membaca Al Qur’an, memahami maknanya, dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.

Dalam pembukaannya, Bobby Nasution menegaskan bahwa seluruh peserta MTQ harus merupakan warga Medan dan utusan resmi dari kecamatan. Hal ini menjadi perhatian khusus setelah terungkap bahwa pemenang MTQ tahun sebelumnya bukan merupakan warga Medan, melanggar ketentuan administratif yang ada. Bobby Nasution meminta Dewan Pengawas dan Dewan Hakim (DPDH) untuk memastikan bahwa setiap peserta benar-benar memiliki KTP Medan.

Baca Juga:  Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga Serahkan 90 Paket Bantuan Gizi Pada Ibu Pasca Melahirkan

Terkait insiden tersebut, Bobby Nasution juga mengingatkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan untuk lebih selektif dalam pembinaan, pencarian, dan penjaringan peserta. Hal ini dimaksudkan agar hanya warga yang berdomisili di wilayah masing-masing kecamatan yang berhak mengikuti MTQ.

Baca Juga:  Empat Kelurahan Baru Segera Hadir, Salatiga Perkuat Pemerataan Pembangunan, Ini Jelasnya

Pembukaan MTQ ke-57 ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Ketua TP PKK Kota Medan, Ny Kahiyang Ayu, dan Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman, serta unsur Forkopimda Kota Medan. Bobby Nasution juga menyerahkan piala bergilir juara umum tahun sebelumnya kepada panitia untuk diperebutkan kembali.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, H. M. Sofyan, menjelaskan bahwa MTQ kali ini diikuti oleh 699 peserta dari 21 Kecamatan di Kota Medan. Berbagai cabang perlombaan seperti Seni Baca Al Qur’an, Hafalan Al Qur’an dan Tafsir Al Qur’an, FAHM Al Qur’an, Syarh Al Qur’an, Seni Kaligrafi Al Qur’an, Qiraat Al Qur’an, dan Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an menjadi ajang untuk mengukur kemampuan dan pemahaman peserta terhadap Al Qur’an.

Baca Juga:  Kisah Pilu di Argomas Timur: Lansia Ditemukan Meninggal Setelah 3 Hari Tak Terlihat, Ini Jelasnya 

Dengan demikian, MTQ ke-57 Kota Medan diharapkan dapat menciptakan insan-insan yang selalu mengamalkan ajaran Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan tujuan mulia dari perlombaan ini. (*)