DEMAK | BERITA-GLOBAL – Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto, S.E., M.Si., M.M., menghimbau warga dari beberapa desa yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Karanganyar untuk evakuasi ke tempat yang aman. Hal tersebut dilakukan karena didapati masih banyak warga yang enggan dievakuasi oleh petugas, Kamis (08/02/2024).

Dandim berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya. Dengan didampingi Danramil 08/Karanganyar dan unsur Forkopincam serta BPBD, Dandim mengajak warga untuk mau dievakuasi oleh petugas, mengingat hingga saat ini debet air di sungai Wulan belum juga surut.

Baca Juga:  KTT Margoraharjo Terima Predikat KTT Andalan

“Kita imbau warga untuk mau dievakuasi petugas ke tempat yang aman atau posko-posko bencana alam yang disediakan. Ini meminimalisir adanya korban jiwa,” kata Dandim.

Dandim menambahkan, untuk membantu korban bencana banjir, pihaknya bekerjasama dengan BPBD, Pemkab Kabupaten Demak dan relawan membuat dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum warga terdampak bencana banjir yang seluruhnya tersebar di beberapa titik lokasi di wilayah Kecamatan Karanganyar dan beberapa kecamatan lainnya yang tedampak banjir.

Baca Juga:  Kasad Award 2023, Korem 073/Makutarama Bersama Forkopimda dan Insan Pers Gelar Nobar

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan stake holder terkait dan Pemkab Kabupaten Demak untuk segera melakukan penanganan mengenai tanggul yang jebol. Mengingat saat ini musim penghujan, jika tidak segera ditangani dikawatirkan akan mengalami banjir kembali.

Baca Juga:  Polres Boyolali Kirimkan Berkas Kasus Korupsi Desa Manggis Tahap 1, Kerugian Negara Capai Rp1 Miliar

“Kita sudah berkoordinasi dengan pemkab dan elemen terkait. Untuk saat ini alat berat belum bisa sampai ke titik lokasi tanggul jebol, karena terkendala jalur yang terendam banjir hingga setinggi dada orang dewasa. Semoga nanti cepat ditangani jika air banjir sudah mulai surut,” pungkas Dandim. (*).