DEMAK | BERITA-GLOBAL – Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto, S.E., M.Si., M.M., menghimbau warga dari beberapa desa yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Karanganyar untuk evakuasi ke tempat yang aman. Hal tersebut dilakukan karena didapati masih banyak warga yang enggan dievakuasi oleh petugas, Kamis (08/02/2024).

Dandim berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya. Dengan didampingi Danramil 08/Karanganyar dan unsur Forkopincam serta BPBD, Dandim mengajak warga untuk mau dievakuasi oleh petugas, mengingat hingga saat ini debet air di sungai Wulan belum juga surut.

Baca Juga:  Diduga Ceroboh Bakar Sampah, Ruang Jenazah RSUD Kota Salatiga Habis Terbakar

“Kita imbau warga untuk mau dievakuasi petugas ke tempat yang aman atau posko-posko bencana alam yang disediakan. Ini meminimalisir adanya korban jiwa,” kata Dandim.

Dandim menambahkan, untuk membantu korban bencana banjir, pihaknya bekerjasama dengan BPBD, Pemkab Kabupaten Demak dan relawan membuat dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum warga terdampak bencana banjir yang seluruhnya tersebar di beberapa titik lokasi di wilayah Kecamatan Karanganyar dan beberapa kecamatan lainnya yang tedampak banjir.

Baca Juga:  Satukan Program Lintas OPD, Wakil Wali Kota Salatiga Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan 2025–2029

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan stake holder terkait dan Pemkab Kabupaten Demak untuk segera melakukan penanganan mengenai tanggul yang jebol. Mengingat saat ini musim penghujan, jika tidak segera ditangani dikawatirkan akan mengalami banjir kembali.

Baca Juga:  Biru Langitku Hijau Bumiku, Harapan Warga Kota Salatiga di Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2019

“Kita sudah berkoordinasi dengan pemkab dan elemen terkait. Untuk saat ini alat berat belum bisa sampai ke titik lokasi tanggul jebol, karena terkendala jalur yang terendam banjir hingga setinggi dada orang dewasa. Semoga nanti cepat ditangani jika air banjir sudah mulai surut,” pungkas Dandim. (*).