Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan terus dikawal serius oleh jajaran TNI. Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han turun langsung meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Semarang, Selasa (25/2/2026).

Dua lokasi yang menjadi fokus peninjauan yakni KDKMP Ngasinan di Kecamatan Tuntang serta KDKMP Kecamatan Bergas. Hasilnya menggembirakan. Pembangunan koperasi tersebut dipastikan telah mencapai 100 persen dan siap memasuki tahap operasional.

Peninjauan ini bukan sekadar seremonial. Danrem memastikan secara detail kesiapan sarana dan prasarana, mulai dari bangunan fisik, tata ruang, hingga kelengkapan fasilitas pendukung lainnya. Langkah ini dilakukan agar koperasi benar-benar siap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sejak hari pertama dibuka.

Baca Juga:  Polda Jatim Kerahkan Personel Gabungan Perkuat Tanggul Curah Kobokan Demi Cegah Bahaya Lahar Semeru

“Semua harus dipastikan siap. Jangan sampai sudah diresmikan tapi belum maksimal melayani masyarakat,” tegas Danrem di sela kegiatan.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih didirikan dengan tujuan utama membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan dibandingkan harga pasar pada umumnya. Selisih harga yang lebih terjangkau diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga, khususnya di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Baca Juga:  Operasi Keselamatan Semeru 2025 di Gresik: Strategi Baru untuk Lalu Lintas Lebih Aman

“Koperasi Merah Putih ini hadir untuk membantu masyarakat. Akan ada perbedaan harga yang lebih ringan dan terjangkau dibanding pasar. Tujuannya jelas, untuk memberikan kemudahan dan keringanan bagi warga,” ujarnya.

Tak hanya itu, koperasi ini juga memiliki keunggulan tersendiri. Berbeda dengan koperasi modern pada umumnya, Koperasi Merah Putih menyediakan produk-produk strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat namun seringkali sulit diakses, seperti pupuk bersubsidi, minyak, hingga kebutuhan penting lainnya.

Kehadiran produk-produk tersebut dinilai sangat relevan, terutama bagi masyarakat pedesaan dan pelaku usaha kecil yang membutuhkan akses barang dengan harga stabil dan terjangkau.

Baca Juga:  Kejurprov Voli U-18 Jatim Resmi Bergulir: Pabrik Prestasi Atlet Muda Dibuka di Tulungagung

Dengan progres pembangunan yang telah tuntas 100 persen, Koperasi Merah Putih di wilayah Kabupaten Semarang tinggal menunggu waktu untuk resmi beroperasi. Harapannya, koperasi ini tidak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Ke depan, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu memperkuat kemandirian masyarakat desa, meningkatkan kesejahteraan warga, sekaligus menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun ekonomi berbasis gotong royong di Kabupaten Semarang. (*)