Laporan: Vb Prabawani

KAB SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Bertepatan dengan event Festival Telomoyo 2024, turut diresmikan pula Telomoyo sebagai lokasi olahraga dirgantara dunia, khususnya gantole, . Festival kali ini dimulai dengan Kejuaraan Gantole  yang dilaksanakan pada tanggal 23 Juli- 28 Juli 2024 dengan mengambil start di Gunung Telomoyo dan landing di Depan Baloeng Gadjah, Desa Candirejo. Dilanjutkan dengan IPXC Paralayang pada 30 JULI – 4 Agustus 2024, dengan start Gunung Gajah dan landing di Lapangan Muncul, Desa Rowosari. Berikutnya pada tanggal 10- 11 Agustus 2024 akan diadakan Gajah Trail Run yang mengambil start di Gunung Gajah juga dan finish di Gunung Gajah, Desa Nogosaren. 

Baca Juga:  LPS II Surabaya Gelontorkan Rp 245,13 Miliar: Perlindungan Optimal Bagi Nasabah Bank yang Terdampak

Telomoyo yang berada di antara dua kabupaten yaitu Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang memliki ketinggian 1800an MDPL menjadi lokasi start Kejuaraan Terbuka Internasional Lintas Alam Terbatas Telomoyo Cup VIII 2024.  

Kejuaraan Gantole kali ini diikuti oleh 31 peserta, 6 diantaranya berasal dari India sementara 25 atlet lain berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, DIY dan Banten. “ Ini terbang yang kedua kalinya di Telomoyo, dan jadi ketagihan, pingin terbang lama juga sekitar 2 jam diatas, karena pemandangan alam di sini sangat bagus” ungkap Yohana, satu- satunya pilot perempuan pada kejuaraan kali ini. 

Baca Juga:  Pupuk Subsidi Dijual Secara Ilegal di Atas HET, Enam Pelaku Dibekuk Satreskrim Polres Ngawi

Pada hari pertama perlombaan, para atlet diwajibkan menyelesaikan tugas sejauh 25km dengan turn point di titik-titik tertentu sesuai yang diberikan oleh panitia.

Yang tak kalah menarik dari event Festival Telomoyo kali ini adalah Peresmian Telomoyo sebagai pusat olahraga dirgantara yang diresmikan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Jateng Sujarwanto Dwiatmoko dengan menandatangani prasasti dilanjutkan dengan penglepasan burung merpati pada 24/07/2024 dari landasan take off  gantole Telomoyo. 

“Dengan puncak tertinggi di Indonesia untuk olahraga dirgantara serta memiliki potensi alam yang mendukung dan  kontur yang beragam, kekayaan seni budaya, kami serius mengembangkan sport tourism Jawa Tengah, termasuk Telomoyo ini “ ungkap Sujarwanto Dwiatmoko. 

Baca Juga:  Tingkatkan Kinerja Dengan Outbound Bersama

Sementara Marsda Andi Wijaya juga mengungkapkan jika oloahraga dirgantara itu membentuk karakter yang bagus , karena orang-orang yang memiliki passion di bidang olahraga dirgantara pasti disiplin dan mental berani. Disampaikan lebih lanjut, “ Kawasan yang berkembang sebagai pusat kegiatan aerosport tourism bisa memberi dampak baik bagi masyarakat, kususnya masyararakat sekitar lokasi kawasan ya, para pelaku umkm, serta stakeholder, mampu menciptakan efek positif yang mampu menggerakkan ekonomi.” (*)