Laporan: Iswahyudi

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) Jawa Timur menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah untuk mengembangkan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di provinsi ini. Hal tersebut disampaikan dalam audiensi yang berlangsung di ruang rapat Komisi E DPRD Jawa Timur, Sabtu (16/11/2024), dengan tujuan memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan non-formal yang dapat membantu mengurangi pengangguran.

Baca Juga:  Salatiga Tolerun 2025: Meriahkan Kota Toleransi dengan Lari Marathon Berhadiah Rp 75 Juta

Ketua FPLKP Jawa Timur, Ibu Ernarini Indraswati, dalam kesempatan tersebut menyampaikan optimisme tentang potensi pertumbuhan LKP di Jawa Timur, yang diharapkan dapat semakin banyak berkolaborasi dengan pemerintah untuk memajukan sektor pendidikan dan pelatihan.

Kami yakin dengan dukungan penuh dari pemerintah, khususnya melalui Komisi E DPRD Jatim, LKP akan mampu memberikan dampak yang signifikan dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja di Jawa Timur,” ujar Ernarini.

Baca Juga:  Truk Tabrak Antrean di Gerbang Tol Ciawi, Dua Avanza Terbakar, Delapan Orang Meninggal, Ini Jelasnya

Saat ini, lebih dari 5.500 LKP beroperasi di Jawa Timur, yang berperan besar dalam memberikan keterampilan teknis dan soft skills bagi masyarakat. Dengan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri,

LKP diharapkan dapat mencetak SDM yang siap pakai, mengurangi kesenjangan keterampilan, dan memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang relevan dengan dunia kerja.

Baca Juga:  Langit Monas Bergetar: Motor Layang hingga Aksi K9 Warnai Puncak Hari Bhayangkara ke-79

Cici Esti Nalurani, pengurus FPLKP dan pemilik LKP Think Indonesia Academy & Training (THAT), menyatakan pentingnya kolaborasi antara LKP dan pemerintah daerah.

Kami berkomitmen untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pelatihan agar lebih banyak masyarakat Jawa Timur yang bisa merasakan manfaatnya. Kolaborasi dengan pemerintah adalah kunci utama untuk mencapai tujuan tersebut,\” kata Cici.

Baca Juga:  Plt Bupati Sidoarjo Dukung LBH No Viral No Justice: Solusi Baru untuk Akses Hukum Tanpa Sensasi

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Jairi Irawan, dalam pertemuan tersebut menyambut positif ajakan untuk bekerja sama. Ia menyampaikan bahwa Komisi E DPRD Jatim mendukung penuh inisiatif FPLKP dalam memperkuat peran LKP sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan tenaga kerja terampil.

Kami siap mendukung FPLKP dan LKP di Jawa Timur untuk mengurangi angka pengangguran dengan memberikan keterampilan yang relevan, terutama dalam menghadapi perkembangan digitalisasi di berbagai sektor,” kata Jairi.

Baca Juga:  Wali Kota Robby Apresiasi UKSW sebagai Pilar Toleransi dan Penggerak Ekonomi Salatiga

Sebagai tambahan, data yang dihimpun menunjukkan bahwa lebih dari 200.000 orang di Jawa Timur telah mengikuti pelatihan melalui LKP, yang membantu mereka untuk meningkatkan keterampilan dan siap memasuki dunia kerja. Ke depan, FPLKP berharap agar lebih banyak masyarakat dapat mengakses pelatihan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara FPLKP, Komisi E DPRD Jawa Timur, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, diharapkan pengembangan LKP dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam menciptakan generasi yang siap kerja, mengurangi pengangguran, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. (*)