Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM — Kebakaran melanda sebuah gudang kasur busa di Dusun Gading RT 01 RW 02, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu sore (10/1/2026). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan menghanguskan bangunan berukuran 12 x 8 meter persegi.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, mengatakan laporan pertama mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 16.00 WIB. “Begitu menerima laporan dari warga, petugas langsung bergerak ke lokasi,” ujarnya saat dikonfirmasi Suaraglobal.com.

Armada pemadam diberangkatkan pada pukul 16.07 WIB dan tiba di lokasi delapan menit kemudian. Saat petugas tiba, api telah melalap sebagian besar bangunan milik Riyanto (51).

Baca Juga:  Karumkit Bhayangkara Lumajang Lakukan Hospital Visite Anggota Polisi Korban Pengeroyokan di Jember

Menurut Anang, kejadian pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap tebal keluar dari gudang. “Saksi sempat mendengar bunyi ledakan akibat korsleting listrik. Api kemudian cepat membesar,” jelasnya.

Upaya pemadaman juga melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga setelah menerima laporan pukul 16.13 WIB. “Petugas langsung bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.27 WIB,” kata Asih Budi Lestari, Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Salatiga.

Baca Juga:  Sinergi Harmonis: Kapolres Sampang Beri Kejutan Istimewa untuk Dandim 0828 di HUT TNI ke-79

Proses pemadaman dilakukan secara terpadu oleh regu Damkar dari Posko Bawen, Bringin, Ambarawa, Getasan, dan Tengaran, dibantu Damkar Kota Salatiga, BPBD, TNI, Polri, serta relawan. Setelah hampir dua jam berjibaku, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB.

Keterangan Saksi di Lokasi

Sejumlah saksi mata menyatakan asap tebal muncul lebih dulu sebelum api membesar. Multazam (32), buruh yang berada di bagian belakang gudang, menyampaikan:

Baca Juga:  Pemugaran Makam Nyai Kopek, Awal Pembenahan dan Penataan Kampung Pancuran Kota Salatiga

“Saya lihat asap dari dalam gudang, pas dicek ternyata sudah terbakar,” tuturnya.

Saksi lainnya, M. Safril Alam (30), perangkat desa setempat, langsung membantu mengamankan lokasi dan menghubungi petugas pemadam Kabupaten Semarang.

Tidak Ada Korban Jiwa

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 50 juta.

“Penanganan kebakaran berjalan lancar dan aman,” ungkap Anang.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (*)