Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM – Menjelang bulan suci Ramadan 2025, Tim Gabungan yang terdiri dari Sat Reskrim Polres Nganjuk, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nganjuk melakukan inspeksi terhadap stok dan harga bahan pokok di sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan barang tetap mencukupi serta mencegah lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan kondisi bahan pokok dalam keadaan aman dan tidak ada lonjakan harga yang signifikan.

Baca Juga:  Kemenkumham Belum Buka Penerimaan CPNS 2023

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap stok bahan pokok. Distribusi berjalan dengan baik, dan hingga saat ini, tidak ada indikasi kelangkaan atau kenaikan harga yang mencolok. Kami juga akan terus melakukan pemantauan agar tidak terjadi praktik spekulasi yang bisa merugikan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Julkifli Sinaga, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa tim gabungan melakukan pengecekan di beberapa lokasi strategis, termasuk Pasar Wage Nganjuk, Prima Swalayan, CV. Sami Mulyo, serta Pasar Sayur Sukomoro.

Baca Juga:  Jadikan Al-Qur’an Charger Iman, Yayasan Bina Insan Taqwa Gembleng Pegawai Lewat Mukhoyyam

“Kami memastikan harga bahan pokok tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga oleh oknum tertentu, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga sebagian besar bahan pokok masih dalam kisaran normal. Bahkan, harga beras medium terpantau lebih murah dibandingkan HET. Namun, ada sedikit kenaikan pada komoditas tertentu seperti bawang putih dan daging sapi.

Baca Juga:  17 Pelaku Unjuk Rasa Anarkis Berhasil Diamankan di Polres Madina

Tim gabungan berkomitmen untuk terus mengawasi harga dan pasokan bahan pokok agar tetap stabil selama bulan Ramadan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa tanpa kekhawatiran terhadap kelangkaan atau lonjakan harga bahan pokok. (*)