Laporan: W Widodo

BOYOLALI| SUARAGLOBAL.COM – Pada Kamis pagi, Kapolres Boyolali bersama Dandim 0724 Boyolali, H. Muhammad Said, memimpin upacara dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2024 di Halaman Satreskrim Polres Boyolali. Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda, termasuk Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi, Dandim 0724 Boyolali Letkol Inf. Wiweko Wulang Widodo, serta Wakapolres Kompol Dani Permana Putra dan para pejabat lainnya. 

Baca Juga:  Kapendam IV: Anggota TNI Gabungan Ambil Tindakan Represif Karena Warga Tidak Bisa Dikendalikan

Dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Bupati Boyolali, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyoroti kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 sebagai upaya menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat selama musim mudik.

Baca Juga:  Lampu Hijau DPR untuk Dosen PPPK ke PNS, UIN Salatiga Soroti Bahaya Krisis Profesor

 Operasi ini melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perjalanan mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1445 H. Bupati Boyolali juga menegaskan pentingnya sinergi antara TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat.

Baca Juga:  PLN UIT JBM Pastikan Kelistrikan Selama Ramadan Aman

 Apel gelar pasukan ditandai dengan penyematan pita Ops Ketupat Candi 2024 oleh Bupati Boyolali dan Kapolres kepada perwakilan personel, dengan harapan operasi ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Boyolali. 

Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan zakat fitrah secara simbolis kepada warga sekitar Mapolres Boyolali. (*)