Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya menjaga kebugaran personel sekaligus memastikan kualitas pelayanan publik, Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. melaksanakan kegiatan olahraga pagi bersama jajaran dan dilanjutkan dengan peninjauan pembangunan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Mangundikaran.

Kegiatan dimulai dengan jalan sehat yang melibatkan anggota Polres Nganjuk dari berbagai satuan. Selain sebagai sarana menjaga kesehatan, momen ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan semangat pelayanan di tengah masyarakat. ( 17/7/2025 )

Baca Juga:  76 Pelajar Dikukuhkan Jadi Duta Anti Korupsi 2025: Jatim Mantapkan Langkah Bangun Generasi Berintegritas

Usai kegiatan olahraga, Kapolres langsung menuju lokasi proyek pembangunan SPPG. Di sana, beliau melihat langsung progres pembangunan dan memeriksa kesiapan fasilitas pendukung yang akan digunakan dalam pelayanan gizi, terutama bagi anak-anak usia sekolah.

“SPPG ini bukan sekadar bangunan, tetapi sebuah langkah strategis dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak, terutama melalui program makan bergizi gratis di sekolah-sekolah,” ungkap AKBP Henri saat ditemui di lokasi.

Baca Juga:  Rekalibrasi Birokrasi ala Sri Sultan: Regenerasi ASN Menuju Pemerintahan Lincah dan Adaptif

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam pembangunan SPPG mencerminkan komitmen institusi untuk hadir lebih dekat dan berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan sosial, khususnya terkait kesehatan generasi muda.

Kapolres juga memberikan arahan kepada jajaran agar terus mengawasi mutu pembangunan dan memastikan semua aspek berjalan sesuai standar. Ia menekankan pentingnya ketepatan waktu dan kualitas agar fasilitas ini segera bisa digunakan oleh masyarakat.

Baca Juga:  Wajah Baru Penjaga Cilacap: Trio Pejabat Polresta Siap Perkuat Perlindungan Warga

Dengan adanya SPPG, Polres Nganjuk berharap bisa memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam aspek pemenuhan gizi yang seimbang dan layak bagi anak-anak.

Langkah ini menjadi bukti bahwa pelayanan Polri tidak hanya terbatas pada keamanan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. (*)