Istimewa

Laporan: Tedy M

KARANGANYAR | SUARAGLOBAL.COM – Pada Selasa, 3 September 2024, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melaksanakan program penyaluran cadangan pangan pemerintah yang bertujuan untuk mengentaskan stunting di wilayahnya. Acara tersebut diadakan di Kantor Pos Karanganyar dan melibatkan penyaluran bantuan berupa suplemen, susu, dan telur kepada anak-anak yang membutuhkan.

Menurut data survei terbaru, Kabupaten Karanganyar memiliki sekitar 16.657 anak yang tidak mengalami stunting, namun terdapat 2.249 anak yang teridentifikasi mengalami stunting. Untuk mengatasi masalah ini, program penyaluran bantuan pangan ini diluncurkan sebagai langkah preventif dan kuratif.

Baca Juga:  250 Badan Publik di Jatim Ikuti Pelatihan Online Monev KIP 2024

Dalam amanatnya, Pj. Bupati Karanganyar mengungkapkan komitmennya terhadap pengentasan stunting dengan target ambisius, yaitu mencapai 0% stunting di daerahnya. “Kita memiliki target 0% stunting di Kabupaten Karanganyar,” tegasnya.

Baca Juga:  Tragedi Pagi Hari di Salatiga: Pelajar 12 Tahun Tewas Usai Tabrakan Motor dengan Mobil Pikap di Depan Kantor Kelurahan

Program ini dilaksanakan dengan kerjasama antara Kantor Pos Indonesia, Badan Pangan Nasional, dan ID FOOD. Pj. Bupati menambahkan, “Anak-anak akan mendapatkan cakupan gizi yang maksimal melalui pengelolaan bantuan yang optimal.” Beliau juga mengingatkan pentingnya pengolahan ayam potong segar yang masih beku untuk menjaga kualitas gizi makanan yang diberikan.

Baca Juga:  Ungkap Fakta di Boyolali: Rekonstruksi Kasus Pembunuhan dan Pencurian Dengan Kekerasan Tersangka Peragakan 38 Adegan

Bantuan ini direncanakan akan berlangsung selama 6 minggu ke depan, sebagai upaya tidak hanya untuk mencegah tetapi juga menanggulangi stunting secara menyeluruh. Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap bahwa melalui inisiatif ini, dampak stunting dapat diminimalkan dan seluruh anak di Kabupaten Karanganyar dapat tumbuh dengan sehat dan optimal. (*)