Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Demi menjaga kejujuran dan transparansi Pemilu 2024, Kecamatan Simokerto Surabaya menggelar pelantikan pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Minggu, 3 November 2024. Acara yang berlangsung khidmat ini diadakan di Kaza Mall, Jalan Kapas Krampung, dan dihadiri oleh pengawas TPS dari berbagai kelurahan, yaitu Simolawang, Kapasan, Sidodadi, dan Tambakrejo.

Camat Simokerto, Noervita Amin, S.H., M.Si., turut hadir dalam pelantikan tersebut, bersama sejumlah tokoh penting lain seperti perwakilan Polsek Simokerto, Danramil Simokerto, dan anggota Bawaslu Surabaya, Syaifudin. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan persiapan Pemilu yang optimal. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Simokerto, Abdul Aziz, S.E., yang mengingatkan betapa pentingnya peran pengawas TPS dalam menjaga integritas pemilu.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin Dorong Bazar Kuliner Jadi Agenda Rutin Penopang Ekonomi Warga

Dalam sambutannya, Abdul Aziz menekankan bahwa pengawas TPS merupakan garda terdepan dalam menjaga kemurnian suara rakyat. “Pengawas TPS adalah garda terdepan yang memastikan suara rakyat tetap murni. Integritas dan ketelitian dalam menjalankan tugas adalah kunci sukses pemilu yang bersih,” ujar Abdul Aziz. Pidatonya menggarisbawahi pentingnya komitmen dan tanggung jawab para pengawas dalam memastikan setiap tahap pemilu berjalan dengan benar dan sesuai prosedur.

Para pengawas TPS nantinya akan ditempatkan di TPS-TPS strategis, seperti TPS 122, untuk memantau dan mengawasi proses pemungutan hingga penghitungan suara. Kehadiran mereka di lapangan diharapkan dapat mengurangi risiko terjadinya kecurangan serta memastikan setiap suara dihitung dengan jujur.

Baca Juga:  Kanwil Ditjenpas Jateng Torehkan Prestasi, Raih Penghargaan Kerja Sama Terbaik 2025

Agar dapat menjalankan tugasnya secara profesional, para pengawas telah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang dipandu oleh pemateri dari Bawaslu Surabaya, yaitu Ninis. Bimbingan ini meliputi pemahaman mengenai kode etik, panduan prosedur pengawasan, serta penanganan pelanggaran yang mungkin terjadi. Melalui pembekalan ini, pengawas TPS diharapkan mampu bertindak sigap, tegas, dan profesional dalam menghadapi segala situasi di lapangan.

Kehadiran pengawas TPS di Kecamatan Simokerto disambut positif oleh warga setempat. Mereka merasa lebih tenang dan percaya dengan adanya pengawasan yang netral dan profesional. “Kami merasa lebih tenang dan percaya dengan adanya pengawas yang netral. Ini membuktikan bahwa suara kami dihargai dan dihitung dengan benar,” ungkap Siti, warga Kelurahan Simolawang.

Baca Juga:  22,226 Kg Kokain Dimusnahkan! Polda Jatim Kirim Pesan Keras: Tak Ada Ampun untuk Narkoba

Kepercayaan masyarakat terhadap pengawasan yang kuat menjadi landasan penting dalam menciptakan pemilu yang bebas dan adil. Masyarakat berharap para pengawas dapat bertindak tegas apabila menemukan adanya kecurangan, sehingga keadilan dan kejujuran proses pemilu dapat tetap terjaga.

Pelantikan pengawas TPS ini menjadi langkah awal bagi Kecamatan Simokerto dalam mewujudkan pemilu yang transparan, kredibel, dan bebas dari manipulasi. Kolaborasi antara pengawas TPS, penyelenggara, serta partisipasi masyarakat menjadi elemen kunci untuk menciptakan pemilu yang aman, adil, dan mencerminkan aspirasi rakyat.

Baca Juga:  Jayandaru Sunrise Jazz Festival 2025 Dibuka Meriah: Wabup Mimik Luncurkan Tari Pesona Delta sebagai Ikon Budaya Baru Sidoarjo

Dengan persiapan yang matang serta kerja sama yang kuat, Kecamatan Simokerto siap menghadapi Pemilu 2024 pada 27 November mendatang, demi proses yang mengedepankan prinsip demokrasi, transparansi, dan keterwakilan rakyat. (*)