Khofifah dan Dinas Pendidikan Gandeng King’s College London, SDM Jatim Disiapkan Tembus Panggung Global

Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat langkah menuju pendidikan berstandar internasional. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjajaki kerja sama strategis dengan King’s College London (KCL) guna memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) global.
Pertemuan penting yang berlangsung di Surabaya pada Kamis malam (18/6/2026) itu menjadi momentum strategis untuk membuka akses pendidikan internasional yang lebih luas bagi pelajar, tenaga pendidik, dan masyarakat Jawa Timur.
Dalam agenda tersebut, Khofifah menerima langsung Direktur King’s College London, Prof. Simon Tanner, serta Head of Operations KCL Singhasari, Suneeta Nathan. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan fokus membahas berbagai peluang kolaborasi di bidang pendidikan, pengembangan kompetensi, serta peningkatan daya saing SDM Jawa Timur di tingkat global.
Khofifah menegaskan bahwa pembangunan SDM unggul merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, kolaborasi dengan institusi pendidikan kelas dunia menjadi langkah strategis untuk memastikan generasi muda Jawa Timur mampu bersaing dalam era globalisasi yang semakin kompetitif.
“Kami terus menjajaki kerja sama pendidikan global untuk memastikan SDM Jawa Timur mampu bersaing di tingkat internasional,” tegas Khofifah.
Lebih lanjut, Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menekankan bahwa kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada seremoni penandatanganan ataupun agenda formal semata. Ia menginginkan setiap kolaborasi yang dibangun benar-benar memberikan manfaat konkret bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Menurut Khofifah, program yang dihasilkan harus mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kapasitas peserta didik, penguatan kompetensi guru, hingga pengembangan sistem pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja global.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah fokus kerja sama menjadi perhatian utama kedua belah pihak. Mulai dari pengembangan kompetensi siswa, peningkatan kualitas tenaga pendidik, penguatan kapasitas guru, hingga pembangunan ekosistem pendidikan yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyambut positif penjajakan kerja sama tersebut. Menurutnya, kehadiran King’s College London sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka dunia membuka peluang besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Jawa Timur.
Aries menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan Jawa Timur selama ini terus berupaya memperluas jaringan kerja sama internasional sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.
“Kolaborasi seperti ini akan memberikan kesempatan lebih luas bagi pelajar maupun tenaga pendidik untuk memperoleh pengalaman pendidikan bertaraf global serta memperluas wawasan internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, akses terhadap jejaring pendidikan global sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi, inovasi, dan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam persaingan global.
Di sisi lain, pihak King’s College London melalui KCL Singhasari menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun kualitas pendidikan. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai program kolaboratif yang berorientasi pada inovasi, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan pendidikan masa depan.
Komitmen tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi awal bagi lahirnya berbagai program strategis yang melibatkan pelajar, guru, tenaga kependidikan, maupun institusi pendidikan di Jawa Timur.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Pemprov Jawa Timur optimistis dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat pengembangan SDM unggul dan berdaya saing internasional di Indonesia.
Kolaborasi dengan King’s College London pun diharapkan menjadi pintu masuk bagi semakin luasnya kesempatan masyarakat Jawa Timur untuk terhubung dengan jaringan pendidikan global, sehingga mampu melahirkan generasi masa depan yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat dunia. (*)








Tinggalkan Balasan