Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya melaksanakan operasi penggeledahan di blok hunian. Operasi ini dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Hengki Giantoro, dan melibatkan jajaran pengamanan untuk memastikan suasana tetap kondusif, (24/12/24).

Baca Juga:  Ertiga Oleng Hantam Tiang Lampu di Diponegoro Salatiga, Pengendara Beat Terjungkal dan Luka

Penggeledahan dilakukan secara acak di sejumlah kamar hunian sebagai langkah preventif. Barang-barang yang berpotensi menimbulkan gangguan, seperti sendok logam, benda tajam, dan korek api, berhasil ditemukan dan diamankan oleh petugas.

Operasi ini bukan hanya menjelang hari besar, tetapi juga bagian dari agenda rutin kami untuk memastikan keamanan di lingkungan rutan,” ungkap Hengki.

Baca Juga:  Pemkab Sidoarjo Siapkan Super Apps, Belajar dari Jogja Smart Service

Ia menambahkan bahwa operasi ini juga merupakan wujud komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menjalankan tugas dengan pendekatan keamanan dan humanisme.

Kami ingin memastikan bahwa seluruh penghuni merasa aman, terutama menjelang momen perayaan yang biasanya memiliki dinamika tersendiri,” katanya.

Baca Juga:  Reses Penuh Inspirasi di Sidomukti, Ida Nurul Farida Kobarkan Semangat Ibu Sambut Ramadhan

Selain aspek pengamanan, Hengki juga mengapresiasi kerja sama dari warga binaan selama proses operasi berlangsung.

Ia menjelaskan bahwa langkah ini tidak bertujuan membatasi aktivitas warga binaan, melainkan sebagai bentuk upaya menciptakan lingkungan yang tertib dan aman.

Baca Juga:  Polantas Menyapa di Jalan Tol: PJR Polda Jatim Intensifkan Edukasi Keselamatan Selama Operasi Zebra Semeru 2025

Kami berharap suasana Natal dan Tahun Baru di Rutan Surabaya bisa dirasakan dengan penuh kedamaian, baik oleh penghuni maupun petugas,” tuturnya.

Operasi penggeledahan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga stabilitas di Rutan Surabaya, sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung dengan aman dan tertib. (*)