Laporan: W Widodo

GROBOGAN | BERITA-GLOBAL – Bencana banjir akibat hujan deras dan luapan air sungai Lusi beberapa hari yang lalu dan menimpa Desa diberberapa Kecamatan mengakibatkan ratusan rumah warga terendam banjir, akan tetapi saat ini seluruh wilayah sudah berangsur surut dari banjir. Komandan Kodim 0717/Grobogan Letkol Arh Muda Setyawan, S.I.P., M.I.P didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVIII Dim Grobogan Ny. Riska Muda Setyawan melaksanakan kegiatan pembersihan yang dilaksanakan di SDN 3 Lemahputih Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan. Jumat, (9/2/24).

Baca Juga:  Warga Getasan Digegerkan Penemuan Jenazah Tanpa Identitas di Sungai Parat

Dandim turun langsung memimpin karya bhakti pembersihan lingkungan sekolah pasca banjir yang melanda beberapa Kecamatan salah satunya di wilayah Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan. Karya Bhakti yang melibatkan personel Kodim Grobogan, Pemkab Grobogan, Polres Grobogan, BPBD Kabupaten Grobogan, Persit KCK Dim Grobogan, Instansi terkait lainnya dan masyarakat setempat.

Disela-sela pembersihan, Letkol Muda Setyawan memberikan semangat kepada anggotanya dengan ikut terjun langsung berbaur bersama masyarakat membersihkan sisa-sisa banjir serta menyemprotkan cairan kimia yang berfungsi membunuh kuman sisa banjir.

Baca Juga:  Dari Panggung Desa ke Pengakuan Nasional, Jaranan Sentherewe 1958 Resmi Jadi WBTB 2026

“Kami sebagai anggota TNI dari Kodim Grobogan dibantu instansi terkait terpanggil untuk membantu masyarakat membersihkan lingkungan sekolah pasca banjir yang terjadi kemarin,” tegas Muda Setyawan.

Dijelaskannya, sasaran pembersihan yang menjadi perioritas adalah fasilitas umum, seperti sekolahan serta lingkungan sekitar rumah warga dan pembersihan sungai.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Tanah Longsor, Banjir, Tanggul Jebol Hingga Jembatan Hanyut Menghiasi Wilayah Kabupaten Semarang

Selain itu, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun BPBD setempat untuk memberikan penanganan yang intensif kepada warga korban banjir sehingga bisa ditangani secara baik dan tepat.

“Semoga peristiwa ini bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi kita semua untuk memperhatikan dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat serta menjaga saluran irigasi agar tidak mampet,” pungkasnya. (*)