Laporan: Ninis Indrawati

BANGKALAN | SUARAGLOBAL.COM – Suasana khusyuk dan damai menyelimuti pelaksanaan ibadah Paskah umat Kristiani di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (20/4/2025). Polres Bangkalan Polda Jatim memastikan perayaan puncak Tri Hari Suci ini berlangsung kondusif dengan menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan ketat di berbagai gereja.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, dimulai sejak Kamis Putih, berlanjut pada Jumat Agung, hingga puncaknya di Hari Raya Paskah. Salah satu lokasi yang menjadi fokus utama penjagaan adalah Gereja Paroki Maria Fatima Bangkalan, tempat umat Kristiani setempat melaksanakan ibadah Paskah.

Baca Juga:  Bupati Subandi Resmikan 346 Koperasi Merah Putih: Ditekankan Harus Produktif dan Memberi Dampak Nyata

Kanit I Satresnarkoba, Ipda Abdul Azis, S.H., memimpin langsung personel yang berjaga di lokasi. Kehadiran aparat kepolisian tampak aktif memantau jalannya kegiatan, sembari tetap menjaga kenyamanan dan kekhidmatan para jemaat yang beribadah.

Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa pengamanan ini bukan hanya bentuk kewaspadaan, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam menjamin hak setiap warga untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.

“Kami ingin seluruh umat Kristiani merasa aman dan damai dalam menjalankan ibadah. Tidak hanya sekadar penjagaan, tapi juga bentuk penghormatan terhadap keberagaman,” tegas AKBP Hendro saat diwawancarai usai pengecekan lapangan, Minggu pagi.

Baca Juga:  Polres Bangkalan Berhasil Tangkap 7 Pelaku Judi Online dan Togel: Komitmen Tekan Gangguan Kamtibmas

Sebagai langkah preventif, sterilisasi lokasi ibadah dilakukan sejak pukul 06.00 WIB. Petugas memeriksa secara detail seluruh area gereja, termasuk altar, halaman, bangku jemaat, hingga toilet umum, guna memastikan tidak ada ancaman keamanan maupun benda mencurigakan. Hasilnya, seluruh lokasi dinyatakan aman dan layak digunakan.

Baca Juga:  Menuju Regulasi Berkualitas, Kemenkum Jatim Pastikan Raperda Probolinggo Implementatif

Langkah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan jemaat gereja. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan terlindungi selama menjalani rangkaian ibadah Paskah. Kehadiran aparat pun dianggap tidak mengganggu, justru memberikan rasa aman yang nyata.

Dengan pengamanan yang tertib dan humanis, perayaan Paskah di Bangkalan tahun ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat toleransi antarumat beragama. Polres Bangkalan pun berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap kegiatan keagamaan guna menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah masyarakat. (*)