Laporan: S Hadi Purba

TANJUNGBALAI | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya untuk mencegah dan meminimalisir kegiatan ilegal di perairan, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanjungbalai melaksanakan patroli intensif dengan menyisir pelabuhan tidak resmi di sepanjang perairan Tanjungbalai. Patroli ini bertujuan untuk mencegah penyelundupan barang ilegal yang sering terjadi di wilayah tersebut.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Yon Edi Winara SH, SIK, MH, melalui Kasat Polair AKP M Tanjung SH, mengungkapkan bahwa patroli ini adalah bagian dari tugas pengawasan dan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang diduga membawa pekerja migran ilegal (PMI) serta barang-barang ilegal lainnya. “Patroli ini bertujuan untuk mengawasi dan memeriksa kapal yang dicurigai membawa PMI, barang ilegal yang dilarang keluar atau masuk melalui perairan Tanjungbalai, serta kegiatan ilegal lainnya seperti penangkapan ikan ilegal dan penyelundupan narkoba,” ujarnya.

Baca Juga:  Diserang Hoaks di Media Sosial, Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Komitmen Lawan Kekerasan Seksual

Selain melakukan pemeriksaan, personil Sat Polairud juga memberikan himbauan kepada para nelayan mengenai pentingnya menjaga keselamatan berlayar. “Kami menyarankan nelayan untuk melakukan pemeriksaan mesin kapal, melengkapi dan membawa dokumen kapal, serta mempersiapkan alat-alat keselamatan berlayar seperti jaket pelampung, ring buoy, alat pemadam api ringan (APAR), dan kotak P3K sebelum berlayar,” tambahnya.

Baca Juga:  Polri Hadir untuk Anak-Anak: Brimob dan Polres Lumajang Salurkan Bantuan Nutrisi di Daerah Terdampak Semeru

Kasat Polairud Polres Tanjungbalai menekankan bahwa tujuan utama patroli ini adalah untuk menjaga wilayah hukum Polres Tanjungbalai serta keselamatan warga yang bekerja di laut. “Selama pelaksanaan patroli, kami tidak menemukan barang-barang yang melanggar hukum,” pungkasnya.

Baca Juga:  PKS Jatim Dukung Perjuangan Driver Ojek Online

Dengan patroli perairan yang dilakukan secara rutin, diharapkan dapat menekan angka kegiatan ilegal di perairan Tanjungbalai dan menjaga keselamatan para nelayan yang beroperasi di wilayah tersebut. (*)