Pemkab Sidoarjo Dorong Transformasi Digital melalui Garuda AI Impact Summit 2026
Laporan: Ninis Indrawati
SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan langkah progresif dalam menjawab tantangan zaman. Melalui gelaran Garuda AI Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo pada 22 April 2026, komitmen menuju transformasi digital ditegaskan secara nyata, dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai ujung tombaknya.
Bertempat di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, forum strategis ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, pelaku teknologi, hingga pelaku usaha. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Garuda AI, Binar, Microsoft, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Pemkab Sidoarjo.
Tak kurang dari 200 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) pengelola media sosial di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo, Ainun Amalia. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.
“Pemkab Sidoarjo terus mendorong pemanfaatan teknologi digital, termasuk AI, untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Ainun.
Ia menjelaskan bahwa penerapan AI di lingkungan pemerintahan akan difokuskan pada penguatan tata kelola (smart governance), optimalisasi komunikasi publik yang adaptif, serta pengembangan ekonomi digital yang inklusif bagi UMKM.
Menurutnya, ketiga pilar tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem digital yang berkelanjutan. AI, lanjut Ainun, bukan hanya alat bantu, tetapi menjadi katalisator inovasi lintas sektor di Sidoarjo.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidoarjo, Eri Sudewo, mengungkapkan bahwa forum ini tidak sekadar diskusi, tetapi menghasilkan langkah konkret berupa Local AI Commitment Roadmap. Dokumen tersebut akan menjadi acuan dalam merancang kebijakan berbasis AI di tingkat daerah.
“Dari forum ini, kami juga menyusun AI Policy White Paper yang nantinya akan dibawa ke tingkat nasional sebagai kontribusi Sidoarjo dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia,” jelas Eri.
Ia menambahkan, keterlibatan ASN dan UMKM dalam kegiatan ini menjadi strategi penting agar transformasi digital tidak hanya berhenti di tataran kebijakan, tetapi juga diimplementasikan secara langsung di lapangan.
Dengan terselenggaranya Garuda AI Impact Summit 2026, Pemkab Sidoarjo menegaskan diri sebagai salah satu daerah yang siap beradaptasi dan memimpin dalam era digital. Langkah ini sekaligus membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas layanan publik serta pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di tingkat lokal.
Transformasi digital di Sidoarjo kini bukan sekadar wacana, melainkan telah bergerak menjadi aksi nyata menuju masa depan yang lebih cerdas, inklusif, dan berdaya saing. (*)




Tinggalkan Balasan