Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat, S.S., menyaksikan penandatanganan pakta integritas oleh masing – masing perwakilan dalam live streaming Penandatanganan Pakta Integritas Peneriman Calon Anggota Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Tamtama Polri yang digelar Polda Jateng. (Foto: Dok. Humas Polres Salatiga)

SALATIGA, Beritaglobal.Net – Penandatanganan Pakta Integritas Peneriman Calon Anggota Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Tamtama Polri dengan cara Virtual atau live streaming digelar oleh Polda Jateng yang diikuti oleh seluruh Polres yang ada di Polda Jawa Tengah.

Tanpa terkecuali di Polres Salatiga, Pengambilan Sumpah dan Pakta Integritas Penerimaan Polri untuk Taruna Akpol dan Tamtama Polri dipimpin langsung oleh Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat, S.S., dan diikuti oleh Panitia Peneriman Tingkat Polres yang diketuai oleh Kabag Sumda Kompol Taufik Oktavianto, S.H., M.H., Pengawas Eksternal Sri Takarini, M.Pd., Perwakilan Orang Tua Taruna Akpol Tjeppi Iskandar, Perwakilan Orang Tua Tamtama Sri Sugiarti, Perwakilan Peserta Taruna Moh Raihan dan Perwakilan Peserta Ramtama Yossi Adi serta Anggota Panitia Penerimaan Polri Polres Salatiga, Kamis (02/07/2020).

Baca Juga:  Rapim Polda Jatim 2026: Kapolda Warning Keras, Jangan Remehkan Ancaman Global!

Disampaikan Kapolres Salatiga melalui Kasubbag Humas Polres Salatiga AKP Imam Djoko Lelono kepada beritaglobal.net, acara dilaksanakan secara virtual atau live streaming dengan Polda Jawa Tengah, dimasing – masing wilayah menyesuaikan pelaksanaanya baik dari pembacaan dan penandatanganan pakta integritasnya.

“Terdapat 4 point penting dalam penandatanganan pakta integritas ini,” ungkap Kapolres Salatiga melalui AKP Imam Djoko Lelono.

1. Mengikuti sistem seleksi penerimanaan Calon Taruna Akpol / Tamtama Polri T.A  2020  dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis;
2. Tidak akan melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme dengan panitia maupun pengawas atau siapapun yang menyatakan bisa membantu meluluskan dalam proses seleksi;
3. Melaporkan kepada panitia dan pengawas apabila mengetahui atau menemukan adanya penyalahgunaan wewenang atau penyimpangan dalam proses pelaksanaan seleksi;
4. Bersedia dituntut sesuai hukum yang berlaku apabila melakukan pelanggaran dimaksud dan dibatalkan sebagai calon Taruna Akpol / Tamtama Polri.

Baca Juga:  Kampung Natal Saloka 2025 Hadirkan Pohon Enceng Gondok Raksasa, Wahana Lengkap, dan Pesta Budaya Lokal

Selesai pembacaan pakta integritas yang dimulai dari Ketua Panitia Kompol Taufik Oktavianto, S.H., M.H., secara berturut turut dilanjutkan oleh Pengawas Internal, kemudian perwakilan orang tua dan perwakilan peserta dilanjutkan penandatangan pakta integritas oleh masing – masing perwakilan di hadapan dan diketahui oleh Kapolres Salatiga.

Baca Juga:  Isdianto Ditunjuk Sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Kepri, Pasca OTT KPK Kepada Nurdin Basirun

Percaya Diri Sendiri dan Tetap Semangat

Sesaat setelah usai mengikuti live streaming penandatanganan Pakta Integritas, Kapolres Salatiga menekankan kepada seluruh panitia agar melaksanakan tugas dengan sebaik – baiknya, pegang teguh prinsip Betah (bersih, transparan, akuntabel dan humanis), ujar Kapolres Salatiga.

“Kepada orang tua peserta agar memberikan dorongan semangat dan doa kepada putra – putrinya agar dapat mengikuti seleksi sebagai mana mestinya, jangan lagi berupaya mencari orang yang bisa meluluskan atau membantu, dan kepada para peserta agar mempersiapkan dirinya semaksimal mungkin selama seleksi berlangsung, percaya pada kemampuan diri sendiri, berikhtiar dan berdoa, sehingga nantinya diharapkan akan terlahir Anggota Polri yang Profesional Modern dan Terpercaya,” tutup AKBP Rahmad Hidayat, S.S. (Agus Subekti)