Penguatan Sistem Keamanan dan Layanan, Direktorat Pengamanan dan Intelijen Kunjungi Rutan Surabaya

Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Rutan Kelas I Surabaya baru saja menerima kunjungan penting dari Tim Direktorat Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), pada Senin (30/12).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi terhadap fasilitas keamanan dan layanan di lapas-lapas seluruh Indonesia, termasuk Rutan Surabaya.

Baca Juga:  Polsek Sukodono Dorong Kemandirian Pangan Lewat Budidaya Jagung di Pademonegoro

Dipimpin oleh perwakilan dari Direktorat Pengamanan dan Intelijen, kunjungan ini didampingi langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Surabaya, Hengki Giantoro.

Supervisi dilakukan untuk memastikan bahwa semua sistem pengamanan dan fasilitas penunjang di Rutan Surabaya telah memenuhi standar yang ditetapkan Ditjen Pas.

Baca Juga:  Tekan Risiko Kecelakaan, Satlantas Pasuruan Gelar Ramp Check Bus di Terminal Pandaan

Dalam kunjungan tersebut, tim memeriksa berbagai fasilitas utama, seperti:

Ruang Layanan Terpadu, tempat warga binaan dan keluarga mendapatkan pelayanan administratif.

Ruang Kunjungan, yang menjadi area penting untuk interaksi antara warga binaan dan keluarga mereka.

Baca Juga:  Gebrakan UMKM Jatim: Emil Dardak Ungkap Strategi Pemprov untuk Ekonomi yang Lebih Kuat

Gudang Alat Keamanan, tempat penyimpanan peralatan pendukung pengamanan.

Selain itu, tim juga meninjau sistem pengamanan blok hunian dan Dapur Harmoni, yang dikelola untuk mendukung kebutuhan makanan sehat bagi warga binaan.

Baca Juga:  Polres Pasuruan Intensifkan Patroli Skala Besar, Sinergi dengan Masyarakat Jadi Kunci Jaga Kondusifitas

Hengki Giantoro menjelaskan bahwa Rutan Surabaya secara konsisten melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan.

Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman tetapi juga mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan,\” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Sidoarjo Lanjutkan Program Renovasi Warung Rakyat, 800 Warung Ditargetkan pada 2025

Hengki juga menyoroti berbagai langkah strategis yang telah diterapkan, termasuk modernisasi sistem keamanan dan peningkatan pelatihan bagi petugas pemasyarakatan.

Supervisi ini sejalan dengan visi Ditjen Pas untuk memperkuat sistem pemasyarakatan yang profesional dan humanis.

Baca Juga:  Merasa Difitnah di TikTok, Ivan Tempuh Jalur Hukum Laporkan Owner Rental Mobil Sidoarjo ke Polda Jatim 

Evaluasi yang dilakukan tim bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan, termasuk Rutan Surabaya, mampu menghadirkan layanan berkualitas tinggi dan memenuhi kebutuhan rehabilitasi narapidana.

Diharapkan, kunjungan ini mampu memberikan masukan berharga bagi peningkatan kualitas operasional di Rutan Surabaya.

Baca Juga:  Plt Bupati Sidoarjo Subandi Dorong Perbaikan Cepat SDN Tropodo 1 yang Roboh

Dengan standar keamanan dan layanan yang terus ditingkatkan, Rutan Surabaya dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan pemasyarakatan yang aman, manusiawi, dan kondusif.

Kehadiran Tim Direktorat Pengamanan dan Intelijen di Rutan Surabaya menjadi bukti nyata keseriusan Ditjen Pas dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Baca Juga:  Polsek Krembangan Bongkar Kasus Judi Online di Surabaya, Tangkap Seorang Warga Tambak Asri

Supervisi ini juga diharapkan mendorong Rutan Surabaya untuk terus berkembang dalam mendukung misi pemasyarakatan nasional, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi warga binaan, petugas, dan masyarakat luas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!