Laporan: Iswahyudi Artya

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi turut serta memeriahkan Ngawi Nusantara Ekraf Festival yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi. Acara yang berlangsung di Alun-Alun Merdeka Ngawi sejak tanggal 24 hingga 28 Juli 2024 ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Ngawi yang ke-666, (29/7/24).

Dalam rangka mempromosikan produk unggulannya, Perhutani KPH Ngawi menghadirkan berbagai produk berkualitas seperti madu hutan asli, minyak kayu putih murni, dan kerajinan tangan dari limbah kayu yang dihasilkan oleh mitra binaan Perhutani. Produk-produk unggulan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung festival.

Baca Juga:  Polres Pasuruan Gelar Pangan Murah, 2 Ton Beras SPHP Ludes Diserbu Warga Tosari dan Sukorejo

Kepala KPH Ngawi, Andi Adrian Hidayat, dalam wawancaranya pada Senin (29/7/2024) menjelaskan bahwa partisipasi Perhutani dalam festival ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk berkualitas kepada masyarakat luas. “Selain itu, kami juga ingin mendukung pengembangan UMKM lokal dan ekonomi kreatif di Kabupaten Ngawi,” ujarnya.

Baca Juga:  Muh Haris Siap Kawal Lintas Sektor: Indonesia di Ambang Sejarah, Saatnya Menjadi Menjadi Pemimpin Dunia Energi Panas Bumi 2029

Madu Perhutani, yang terkenal dengan kualitasnya yang tinggi, menjadi primadona di antara produk-produk lainnya. Warsidi, salah seorang pengunjung, mengaku sangat puas dengan kualitas madu Perhutani. “Saya sudah menjadi pelanggan setia madu Perhutani sejak lama,” ujar Warsidi. “Selain rasanya yang enak, madu ini juga sangat bermanfaat untuk kesehatan keluarga saya.”

Baca Juga:  Ciptakan Suasana Damai di Kota Salatiga, TNI-Polri Gelar Olahraga Bersama

Melalui festival ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mengapresiasi produk-produk berkualitas dari Perhutani. Partisipasi Perhutani dalam Ngawi Nusantara Ekraf Festival tidak hanya sebagai ajang promosi, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM lokal dan ekonomi kreatif di Kabupaten Ngawi. (*)