Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bertindak cepat dan tanggap ke warga yang mengalami musibah. Seperti halnya pada Minggu (15/12) pagi ini, Plt.Bupati Sidoarjo H.Subandi SH, M.Kn bersama Pengurus Baznas, Camat Buduran serta perangkat desa Sidokerto mengunjungi salah satu warga yang sakit tumor otak, Zainul Arifin.

Plt. Bupati Subandi menyampaikan, wajib bagi Pemerintah untuk memperhatikan warga yang sakit terutama yang kondisinya sudah yang tidak mampu lagi.

Baca Juga:  Polres Madiun Ringkus Komplotan Pembobol Toko Lintas Daerah, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Pemerintah telah memberikan berbagai macam bantuan di antaranya bantuan dari Baznas, BLT dari Dinas sosial selain itu juga lewat BPJS Kesehatan .

\”Apalagi istri Pak Zainul juga dalam kondisi tidak bekerja karena merawat beliau, maka pemerintah akan memberikan bantuan makanan sehari 2x kali serta uang tunai 600 rb per bulan,\” jelas Subandi.

Baca Juga:  Isuzu Tergelincir di Tol Salatiga, Dua Penumpang Alami Luka-Luka dan Dilarikan ke Rumah Sakit 

Melihat kondisi seperti itu, pemerintah harus cepat tanggap berperan aktif serta memberikan bantuan. Ia berharap dengan kehadiran pemerintah, dapat memberikan semangat. Apalagi, masih ada tanggungan anak yang masih sekolah.

Untuk itu semua harus hadir bersama-sama dalam meringankan warga yang tertimpa musibah sakit. \”Semoga keluarga bisa terus diberikan kesabaran khususnya dalam merawat penderita sakit\” harapnya.

Baca Juga:  Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas bagi Pelajar dalam Operasi Zebra Semeru 2024

Sementara itu ketua RT.02 Aris menyampaikan, Bapak Zainul Arifin (47) tahun menderita tumor otak sejak kurang lebih 1 tahun yang lalu dan sudah menjalani operasi sampai 3 kali. Sampai pada saat ini masih menjalani kemoterapi.

\”Alhamdulillah kehadiran Bapak Plt.Bupati bisa memberikan semangat tersendiri bagi penderita dan keluarga karena sudah memberikan perhatian dan juga memberikan bantuan-bantuan kepada keluarga\”, katanya. (*)