Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya menekan angka stunting, Polres Boyolali menunjukkan komitmennya dengan bersinergi bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan strategis ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto, yang menegaskan dukungan penuh institusinya terhadap program pembangunan keluarga.

“Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak dalam upaya penurunan stunting. Keamanan dan kelancaran acara ini juga menjadi prioritas kami sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pembangunan keluarga yang dicanangkan BKKBN,” ujar AKBP Rosyid Hartanto.

Baca Juga:  Menerima Delegasi US - ASEAN Council, Presiden Joko Widodo Diskusikan Cakupan Luas Pengalaman Industri Amerika di Indonesia

Dalam kesempatan ini, Menteri Wihaji turut memberikan arahan yang menginspirasi para peserta, termasuk Tim Pendamping Keluarga Boyolali. Siti Rahayu, salah satu anggota tim, mengungkapkan bahwa kehadiran Menteri memberikan motivasi besar bagi mereka di lapangan.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bondowoso Hadirkan Inovasi “BPKB Delivery”, Wujud Layanan Cepat dan Humanis

“Arahan dan dukungan beliau menjadi penyemangat bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi keluarga, terutama ibu hamil dan balita, agar mereka mendapatkan pendampingan dan asupan gizi yang baik,” ungkap Siti Rahayu.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan, acara ini juga ditutup dengan penyerahan simbolis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil yang berisiko stunting. Selain itu, sesi foto bersama menjadi penutup simbolis dari kegiatan yang sarat makna ini.

Baca Juga:  Cegah Korban Susulan, Pamapta Polres Sampang Cor Jalan Berlubang Usai Laka Maut di Imam Bonjol

Dengan semangat kolaborasi yang telah terjalin, diharapkan upaya penurunan stunting di Kabupaten Boyolali dapat berjalan lebih efektif dan mencapai hasil yang signifikan demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (*)