Laporan: Iswahyudi Artya

GRESIK | SUARAGLOBAL.COM – Pada Minggu (8/9/2024) dini hari, Polres Gresik berhasil mengamankan lima pemuda, termasuk empat di antaranya yang masih di bawah umur, karena terlibat dalam aktivitas balap liar dan kepemilikan senjata tajam (sajam). Operasi tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat yang mencurigai aktivitas geng motor di sekitar Jalan Siti Fatimah binti Maimun, Gresik.

Kasat Samapta Polres Gresik, Iptu Heri Nugroho, menjelaskan bahwa laporan yang diterima mengarah pada sekelompok pemuda yang diduga sedang bersiap melakukan balap liar. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera melakukan penindakan di lokasi sekitar pukul 01.00 WIB. Saat tiba di tempat, petugas menemukan sejumlah pemuda yang membawa senjata tajam.

Baca Juga:  Antisipasi Kamtibmas Jelang Pemilu 2024, Polres Situbondo Intensifkan Patroli dan Penjagaan di Kantor KPU dan Bawaslu

Dalam operasi tersebut, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan 12 unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar. Kendaraan-kendaraan tersebut dilengkapi dengan knalpot brong, yang selama ini menjadi sumber keluhan warga karena sering mengganggu ketenangan dan kenyamanan lingkungan.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Kurniawan, menyampaikan bahwa penangkapan ini adalah bagian dari upaya tegas untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Gresik. “Kami berharap bahwa tindakan ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku balap liar yang telah meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Polres Ngawi Gelar Rakor Antar Instansi Giat PSHT Aman

Kapolres juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang. “Operasi semacam ini akan terus kami lakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga Gresik,” ujar AKBP Arief Kurniawan.

 

Kelima pemuda yang diamankan tersebut berinisial DK, BM, AR, MI, dan RO. Berdasarkan penyelidikan sementara, keempat dari lima pelaku diketahui masih di bawah umur. Mereka semua saat ini tengah ditahan di Mapolres Gresik untuk proses hukum lebih lanjut, termasuk pemeriksaan atas kepemilikan senjata tajam yang mereka bawa.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Semakin Dekat Dengan Masyarakat, Bukti Komitmen Layanan POLRI

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat Gresik untuk selalu waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengancam ketertiban umum. “Kerjasama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan di wilayah kita,” tutup Kapolres.

Operasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memberantas aksi balap liar dan kepemilikan senjata tajam yang kerap kali membahayakan keselamatan warga serta mengganggu ketertiban umum di Gresik. (*)