Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Semangat peduli lingkungan menggema di kawasan pesisir Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya, tepat di bawah Jembatan Suramadu, Sabtu (20/9/2025). Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Pemerintah Kota Surabaya menggelar aksi bersih-bersih pantai dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2025.

Kegiatan ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen. Ratusan peserta hadir, mulai dari anggota TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), komunitas peduli lingkungan, hingga relawan Kader Surabaya Hebat. Mereka bergotong royong memungut sampah yang menumpuk di sepanjang garis pantai.

Baca Juga:  Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Olahraga Bersama di Stadion Kanjuruhan Malang

Apel pembukaan dipimpin oleh Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, yang menegaskan pentingnya menjaga laut dan pantai dari pencemaran. Pesan tersebut disampaikan melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto.

“World Cleanup Day bukan hanya momentum simbolis, melainkan aksi nyata yang harus kita teruskan untuk generasi mendatang,” ujar Kompol Yuyus.

Setelah apel, para peserta dibagi dalam empat kelompok yang menyisir area berbeda, mulai dari sisi timur hingga barat Jembatan Suramadu hingga Pantai Batu-batu. Sampah plastik, botol, hingga limbah rumah tangga yang berserakan berhasil dikumpulkan dalam jumlah besar. Selanjutnya, truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya dikerahkan untuk mengangkut hasil pembersihan.

Baca Juga:  Kepedulian Ramadhan: Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bagikan 100 Takjil Gratis dan Imbau Warga Jaga Kamtibmas

Selain membersihkan pantai, aksi ini juga dikemas sebagai sarana edukasi bagi warga sekitar. Iptu Suroto menekankan bahwa kebersihan laut tidak hanya penting bagi ekosistem, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pesisir.

Baca Juga:  Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

“Kami ingin masyarakat menyadari betapa pentingnya menjaga pantai dan laut tetap bersih, karena kelestarian lingkungan adalah penopang kehidupan kita semua,” ungkapnya.

Partisipasi aktif aparat keamanan, pemerintah daerah, dan komunitas masyarakat menjadikan kegiatan ini lebih dari sekadar agenda tahunan. World Cleanup Day di Surabaya berlangsung meriah sekaligus sarat makna, sebagai wujud komitmen kolektif menjaga pesisir kota tetap indah dan lestari. (*)