Laporan: Ninis Indrawati

PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Suasana penuh keakraban mewarnai kunjungan jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Pasuruan ke Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) di Raci, Bangil, Pasuruan, pada Sabtu pagi (16/08/2025).

Dipimpin langsung oleh Iptu Sunarti dan Iptu Santi, rombongan yang terdiri dari sekitar 30 polwan dan ASN Polres Pasuruan ini disambut meriah oleh ratusan santri. Kehadiran mereka bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga membawa misi edukasi dan pencegahan bagi para santri yang tengah menimba ilmu di pesantren besar tersebut.

Baca Juga:  Perang Melawan Narkoba Kian Solid: Kepala BNN RI Dampingi Bareskrim Polri Ungkap 197 Ton Barang Bukti dari 38 Ribu Kasus

Dalam kesempatan itu, para polwan menyampaikan materi seputar keselamatan berlalu lintas, pencegahan kekerasan seksual, bahaya narkoba, hingga pemahaman mengenai Undang-Undang Perlindungan Anak. Materi disajikan dengan cara komunikatif agar mudah dipahami santri, sekaligus mendorong kesadaran mereka akan pentingnya hidup sehat, tertib, dan terhindar dari perilaku menyimpang.

Pengasuh Pondok Dalwa, Habib Assegaf, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran polwan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan makna silaturahmi sebagai pintu kebaikan dan keberkahan.

Baca Juga:  Aksi Nekat Mobil Calya Lawan Arah di Jakarta Berakhir Kaca Pecah dan Amukan Massa 

“Silaturahmi akan mempererat persaudaraan, memanjangkan umur, dan melapangkan rezeki,” tutur Habib Assegaf di hadapan para santri dan jajaran Polres Pasuruan.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi positif antara aparat kepolisian dengan lembaga pendidikan pesantren.

“Semoga kebersamaan ini menjadi jembatan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, baik di pesantren maupun masyarakat luas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mahasiswa Singapura dan UNAIR Dalami Teknologi Air Bersih di IPAM Ngagel Surabaya

Menurut Habib Assegaf, ilmu yang dibagikan polwan memiliki manfaat nyata bagi santri, karena dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.

Acara silaturahmi tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Assegaf. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mengiringi penutup kegiatan, menjadi simbol sinergi erat antara aparat kepolisian dan pesantren dalam membangun generasi muda yang kuat, berkarakter, dan terlindungi. (*)