Laporan: Wahyu Widodo

KAB SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Pemandangan tak lazim sekaligus mengundang rasa cemas terlihat di Jalan Brigjend Katamso No. 81 A, tepat di Jalan Masuk Vihara Avalokitesvara Srikukus Rejdo, kawasan Gunung Kalong. Sejumlah ranting pohon kering tampak tersangkut dan menggantung di antara kabel listrik bertegangan tinggi serta kabel telepon, membuat warga yang melintas harap-harap cemas.

Keberadaan ranting kering tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, ranting berukuran cukup besar itu berpotensi jatuh sewaktu-waktu, terutama saat tertiup angin kencang atau hujan deras. Kondisi ini pun menjadi ancaman serius bagi pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan roda empat yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Baca Juga:  Pangdam V/Brawijaya Tinjau Calon Markas Yonif TP di Ngawi, Dandim 0805 Paparkan Kesiapan Lahan

“Kalau dibiarkan, ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Rantingnya sudah kering, bisa patah dan jatuh kapan saja,” ujar Adi, warga Leyangan, saat ditemui di lokasi, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga:  Menebar Kasih di Wilosotomo: Kapolres Salatiga Kunjungi Anak Panti dengan Sentuhan Hati Nurani

Adi menduga ranting tersebut sudah cukup lama tersangkut di kabel, terlihat dari kondisi kayunya yang telah mengering dan rapuh. Ia menilai, seharusnya ada respons cepat dari instansi terkait sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Harusnya dinas atau pihak terkait segera mengevakuasi ranting itu. Jangan sampai menunggu ada korban dulu,” tegasnya.

Kekhawatiran serupa juga dirasakan Marni, warga Semarang, yang kerap melintas dengan berjalan kaki di kawasan tersebut. Ia mengaku selalu waswas setiap kali melewati titik itu, terutama saat cuaca buruk.

Baca Juga:  Patroli Skala Besar, Polres Salatiga Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada: Antisipasi Tawuran dan Balap Liar

“Kami takut kalau tiba-tiba jatuh. Harapannya segera dievakuasi supaya aman,” ungkap Marni.

Hingga kini, ranting kering tersebut masih terlihat menggantung di antara kabel listrik dan kabel telepon belum adanya penanganan. Warga pun berharap instansi berwenang segera turun tangan melakukan evakuasi demi mencegah potensi kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama. (*)