Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Polsek Semampir berhasil menangkap seorang residivis pencurian besi yang beraksi di kawasan Jalan Bolodewo, Surabaya.

Tersangka berinisial AF (23) ditangkap setelah terekam CCTV saat mencuri lempengan besi seberat 470 kilogram dari truk yang terparkir di depan sebuah gudang.

Baca Juga:  Jumat Agung Penuh Kedamaian: Polres Blitar Kerahkan 215 Personel, Wujud Nyata Toleransi dan Sinergi Lintas Sektor

Kapolsek Semampir, Kompol Eko Adi Wibowo, melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa tersangka merupakan residivis kasus serupa. Tersangka pernah divonis satu tahun penjara atas kasus pencurian besi pada 2022 lalu. Kali ini, ia kembali beraksi dengan mencuri lempengan besi senilai Rp 3,5 juta,” ujarnya, Sabtu (30/11/2024).

Aksi pencurian tersebut diketahui pada 31 Oktober, ketika pemilik barang menyadari kehilangan lempengan besi saat hendak mengirimkannya. Setelah mengecek rekaman CCTV, terlihat jelas aksi tersangka yang mencuri pada 25 Oktober. Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Semampir pada 2 November.

Baca Juga:  Polres Blitar Gelar Trauma Healing untuk Keluarga Korban Mutilasi Koper Merah: Bukti Humanisme Polri

Berbekal bukti rekaman CCTV, polisi segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka di kawasan Jalan Bolodewo. Saat ini, polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan tersangka dalam kasus serupa lainnya.

“Truk yang menjadi sasaran tersangka sedang terparkir di depan gudang saat pencurian terjadi. Kami terus menyelidiki apakah ini satu-satunya aksi tersangka, mengingat ia adalah residivis,” tambah Iptu Suroto.

Baca Juga:  Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas bagi Pelajar dalam Operasi Zebra Semeru 2024

Tersangka kini mendekam di tahanan Polsek Semampir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memanfaatkan teknologi seperti CCTV guna mencegah tindak kriminal di lingkungan mereka.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya sistem pengamanan yang baik, terutama di area pergudangan dan lokasi-lokasi yang rawan pencurian. (*)