Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan pembacaan sekaligus penandatanganan Ikrar “Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Illegal, Narkoba, dan Penipuan (HALINAR)” yang digelar di Aula Rutan Salatiga, Jumat (08/05/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut mengusung tema “Lapas/Rutan Bersih, Aman, Tertib dan Berintegritas”. Seluruh jajaran pegawai Rutan Salatiga mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sebagai bentuk komitmen bersama mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Tidak hanya diikuti internal pegawai, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur aparat penegak hukum dari TNI dan Polri. Kehadiran aparat keamanan itu menjadi simbol sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan serta memberantas berbagai bentuk pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan.

Baca Juga:  Dalam rangka menyambut Hari Pengayoman ke-79, Lapas Kelas IIA Pematangsiantar melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi para petugas dan juga warga binaan

Pelaksanaan ikrar Zero Halinar sendiri dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada jajaran Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Program tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam memerangi peredaran handphone ilegal, narkoba, hingga praktik penipuan yang kerap menjadi perhatian serius di dalam lapas maupun rumah tahanan.

Kepala Rutan Salatiga, Anda Tuning Supiluhu, memimpin langsung pembacaan ikrar Zero Halinar sekaligus penandatanganan komitmen bersama yang diikuti seluruh peserta kegiatan. Suasana penuh semangat integritas tampak mewarnai jalannya acara.

Baca Juga:  Polres Madiun Kota Awali Tahun Baru 2025 dengan Istighozah dan Doa Bersama

Dalam amanatnya, Kepala Rutan Salatiga menekankan bahwa seluruh jajaran harus memiliki komitmen kuat menjaga marwah pemasyarakatan dengan bekerja secara profesional, disiplin, dan berintegritas tinggi.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap berbagai bentuk pelanggaran, khususnya peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, maupun praktik penipuan di lingkungan rutan.

“Zero Halinar bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi komitmen dan budaya kerja seluruh petugas. Dengan sinergi bersama aparat penegak hukum dan seluruh pegawai, kita wujudkan Rutan Salatiga yang bersih, aman, tertib, serta berintegritas,” tegas Anda Tuning Supiluhu.

Baca Juga:  Ekspor Tuna Kaleng Banyuwangi Tembus Pasar Kanada: Ekspor Senilai 10 Juta USD Jadi Bukti Hilirisasi Sektor Perikanan

Menurutnya, keberhasilan mewujudkan pemasyarakatan yang bersih tidak hanya bergantung pada pengawasan, tetapi juga pada integritas seluruh petugas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Salatiga berharap semangat Zero Halinar semakin tertanam kuat di seluruh jajaran pegawai sehingga mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, aman, dan bebas dari berbagai bentuk pelanggaran.

Selain itu, komitmen tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan pemasyarakatan yang optimal kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. (*)