Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM — Semangat pagi yang cerah menjadi saksi dimulainya akhir pekan yang penuh makna di Kabupaten Semarang. Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, turun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan senam sehat bersama para lanjut usia (lansia). Acara yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan ini tak sekadar menjadi sarana olahraga, tetapi juga menjadi momentum penting dalam peluncuran inovasi pelayanan publik terbaru: “SIP TENAN GAN”, (19/07/25).

Senam sehat bersama lansia ini digelar sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang dalam mendorong gaya hidup aktif dan sehat di kalangan usia lanjut. Menurut Bupati Ngesti, lansia merupakan kelompok masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian khusus, tidak hanya dalam aspek kesehatan, tetapi juga dalam pelayanan sosial dan kemudahan akses informasi publik.

Baca Juga:  TikTok Jadi Jejak Digital: Polres Salatiga Berhasil Ungkap Aksi Pencurian Pagar Mapolres, Dijual Sebagai Besi Tua

“Pagi ini kita berolahraga bersama untuk menjaga kesehatan dan semangat kebersamaan. Kita semua harus tetap aktif dan produktif, termasuk para orang tua kita,” ujar Bupati di sela kegiatan senam.

Penyerahan Sarana Dukungan Sosial

Usai senam, Bupati secara simbolis menyerahkan sepeda motor dinas kepada para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), yang berperan penting dalam mengawal keluarga penerima manfaat di wilayah-wilayah terpencil. Selain itu, Bupati juga menyerahkan kartu disabilitas kepada para penyandang disabilitas, sebagai bentuk pengakuan dan afirmasi atas hak-hak mereka dalam mengakses layanan sosial dan fasilitas publik.

Baca Juga:  BLT DBHCHT Cair di Kabupaten Semarang, Bupati Ngesti: Gunakan untuk Beras, Bukan untuk Judi Online!

“Pendamping PKH membutuhkan mobilitas tinggi untuk menjangkau masyarakat. Dengan motor dinas ini, mereka bisa bekerja lebih cepat dan efektif. Sementara kartu disabilitas ini menjadi simbol keberpihakan pemerintah pada kelompok rentan,” ungkap Bupati.

Peluncuran Inovasi “SIP TENAN GAN”

Puncak acara ditandai dengan peluncuran inovasi pelayanan publik bertajuk “SIP TENAN GAN”, yang merupakan singkatan dari Sistem Informasi Pelayanan Terpadu dan Inklusif Kabupaten Semarang. Inovasi ini merupakan bentuk aksi perubahan yang difokuskan pada penguatan pelayanan yang inklusif, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan nyata masyarakat.

Bupati menjelaskan bahwa sistem ini dirancang agar layanan publik bisa lebih mudah diakses oleh semua kalangan, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, melalui pendekatan berbasis teknologi dan keterlibatan komunitas lokal.

Baca Juga:  Danrem 073/Makutarama Jalin Sinergi dengan PLN UP3 Salatiga, Bahas Keandalan Listrik dan Transisi Energi Hijau

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal dalam pelayanan publik. SIP TENAN GAN adalah wujud nyata dari transformasi sistem pelayanan yang berpihak dan menjangkau seluruh masyarakat, tanpa kecuali,” tegas Bupati Ngesti.

Komitmen terhadap Pelayanan Berkeadilan

Melalui inovasi ini, Pemkab Semarang menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pemerintahan yang berkeadilan, transparan, dan berkelanjutan. SIP TENAN GAN diharapkan menjadi model pelayanan publik yang lebih humanis dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari visi besar Kabupaten Semarang dalam mengarusutamakan prinsip inklusivitas dan keberpihakan pada kelompok rentan, demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, setara, dan tangguh. (*)