Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM– Kelompok lanjut usia (Lansia) kerap menemui keterbatasan fisik, akses, hingga minimnya pelayanan dalam proses pemilihan umum (Pemilu). Untuk memenuhi hak pilih lansia pada Pemilu 2024 mendatang, perlu pendekatan khusus selama proses pemilu hingga pelaksanaan pemilu di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Terlebih mengenai aksesibilitas dan sosialisasi pemilu.

Baca Juga:  Laporan Resmi ke Ombudsman: Subandi Diduga Abaikan Tata Kelola ASN

Hari ini Komunitas relawan Bulek’s 99 kembali turun ke masyarakat ini acara sapa warga silaturahmi dan ledengan di RW 08 Morokrembangan Kel. Morokrembangan Kec.

Baca Juga:  Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Upaya Penanganan Banjir di Harjasda ke-166

Krembangan dan sekaligus Mensosialisasikan dan mengedukasi warga terkait tata cara mencoblos terutama bagi para lansia.

Baca Juga:  Tipu Daya di Balik Mesin Genset: Penipu Online Dibekuk Polisi di Surabaya

Budi Leksono ketua bulek\’s99 mengatakan Warga lansia adalah kelompok yang spesial, jadi misal informasi kepemiluan melalui sosial media bisa dipastikan banyak lansia tidak mendapat informasinya.

Baca Juga:  Salatiga Tancap Gas Perkuat Ketahanan Pangan 2026, Wali Kota Gandeng Bulog, PDAU dan KKMP Jadi Tulang Punggung Distribusi

Selain kendala teknologi, sosialisasi secara publik juga dinilai kurang efektif, karena menurutnya lansia memiliki kecenderungan mengurangi kegiatan sosial.

Baca Juga:  Dorong Percepatan Layanan Gizi, Wakil Wali Kota Salatiga Tegaskan Komitmen Penguatan Satgas MBG

Selain edukasi kita bagikan sapu yg identik dengan bu risma dan souvenir kerudung.ucapnya.

Baca Juga:  Gempa Dahsyat 7,7 Magnitudo Guncang Myanmar: Puluhan Tewas, Puluhan Hilang dan Gedung Runtuh di Bangkok

Dengan kegiatan seperti ini, Relawan Buleks 99 terus menyuarakan pasangan pilkada Risma – Gus Hans dan pasangan pilwalkot Surabaya Eri- armuji sekaligus agar tidak memilih kotak kosong dan solidaritas masyarakat Surabaya menjelang Pilkada.

Baca Juga:  Polresta Sidoarjo Tingkatkan Pelayanan Publik dengan Pemeriksaan Kesehatan Rutin Personel

Sebagai informasi, untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan berkontestasi pada Pilkada Jatim 2024 ada tiga pasangan calon yakni Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dan Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).