Laporan: Bagas

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang pria yang diduga tenggelam di Sungai Jagir, Wonokromo, Surabaya. Hingga Kamis sore, upaya pencarian belum membuahkan hasil dan akan kembali dilanjutkan pada Jumat pagi, (30/01/25).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Buyung Hidayat, mengungkapkan bahwa laporan mengenai dugaan orang tenggelam diterima oleh Command Center 112 pada pukul 11.24 WIB.

Baca Juga:  Salatiga Tancap Gas Perkuat Ketahanan Pangan 2026, Wali Kota Gandeng Bulog, PDAU dan KKMP Jadi Tulang Punggung Distribusi

\”Tim tiba di lokasi sekitar pukul 11.29 WIB dan segera melakukan pencarian awal dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menyiapkan peralatan SAR,\” jelas Buyung.

Pencarian Diperluas, Arus Sungai Dikendalikan

Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, tim SAR berkoordinasi dengan pihak Jasa Tirta guna mengatur aliran air di pintu air Sungai Jagir. Dalam operasi ini, satu unit perahu karet telah dikerahkan untuk survei awal, dengan rencana penambahan dua unit perahu karet lainnya jika diperlukan.

Baca Juga:  Nyaris 100 Persen Warga Terlindungi JKN, Surabaya Sabet UHC Awards 2026 Kategori Madya

Menurut keterangan saksi, korban terakhir terlihat mengenakan sandal jepit hijau dan terseret arus saat berada di tengah sungai. Namun, tidak ditemukan barang pribadi korban di sekitar lokasi kejadian, sehingga titik awal tenggelamnya korban masih belum bisa dipastikan.

\”Karena arus yang cukup deras, kami perlu memastikan titik tenggelamnya korban agar pencarian lebih efektif,\” tambah Buyung.

Baca Juga:  Pedagang Pentol Dikeroyok Konvoi Pesilat di Menganti, Satu Pelaku Tertangkap, Lainnya Diburu

Operasi SAR Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Besok Pagi

Hingga pukul 17.00 WIB, pencarian belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Oleh karena itu, operasi SAR dihentikan sementara dan akan kembali dilakukan pada Jumat pagi pukul 07.00 WIB.

Dalam pencarian besok, dua unit perahu karet akan menyisir area sekitar pintu air, sementara empat unit lainnya akan menelusuri sungai hingga ke wilayah STIKOM atau Universitas Dinamika. Tim SAR gabungan juga akan menggunakan peralatan tambahan, seperti lampu sorot, pelampung, dan alat keselamatan lainnya.

Baca Juga:  Duka di Cepogo: Seorang Bocah Terpeleset dan Tenggelam di Embung Kedung Lerep

Operasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk BPBD Surabaya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), serta relawan SAR Surabaya.

Buyung mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di daerah dengan arus deras.

Baca Juga:  Harumkan Nama Bangsa, Paskibraka 2025 Kenang Momen Sakral di Istana Merdeka

\”Jika ada warga yang melihat tanda-tanda keberadaan korban, segera laporkan ke Command Center 112 agar kami bisa segera menindaklanjuti,\” tutupnya.

Tim SAR berharap pencarian besok dapat membuahkan hasil sehingga korban dapat segera ditemukan.  (*)