Laporan: Bagas

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Aksi pencurian sepeda motor di depan kos mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Kamis (07/11/2024) berakhir dramatis dengan tindakan tegas kepolisian. Seorang pelaku, Jamal (21), warga Jati Purwo, tertangkap basah melakukan pencurian di depan kos seorang mahasiswa ITS. Saat berusaha kabur, Jamal berhasil dilumpuhkan oleh petugas Polsek Sukolilo dengan tembakan yang terukur.

Peristiwa bermula ketika Jamal dan rekannya, berinisial BR, mendatangi kos-kosan di sekitar Jalan Asam Payung, Sukolilo. Motor Yosua, seorang mahasiswa jurusan Teknik Mesin ITS, menjadi target mereka. Menurut Kapolsek Sukolilo, Kompol I Made Patera Negara, Jamal berperan sebagai eksekutor pencurian, sementara BR berjaga mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:  Terbongkar! Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Pengasuh Diamankan Polisi "Kapolresta: Kami Lindungi Korban dan Usut Tuntas"

Aksi tersebut berhasil diketahui warga setempat, yang segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukolilo. \”Begitu menerima laporan dari warga, tim patroli segera menuju lokasi dan menemukan pelaku dalam posisi melarikan diri. Namun, saat diperintahkan berhenti, pelaku justru berupaya kabur dan memberikan perlawanan. Kami pun terpaksa mengambil tindakan tegas,\” ungkap Kompol Made Patera Negara.

Petugas pun mengambil tindakan terukur dengan melepaskan tembakan yang mengenai kaki Jamal. Upaya ini berhasil melumpuhkan Jamal tanpa menimbulkan korban jiwa di sekitar lokasi kejadian. Setelah dilumpuhkan, Jamal segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut di kantor polisi.

Baca Juga:  6 Hari Pasca Tsunami: Pengungsi Tsunami Selat Sunda Capai 40 Ribu Jiwa

Dari hasil pemeriksaan awal, Jamal mengaku bahwa aksi pencurian ini bukan yang pertama kali dilakukannya. Ia mengakui telah beberapa kali melakukan aksi serupa di berbagai titik di Surabaya bersama rekannya, BR, yang kini tengah dalam pencarian polisi.

Baca Juga:  Diduga Tertekan Soal Pekerjaan, Pria 47 Tahun di Salatiga Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Lakukan Olah TKP

Yosua, mahasiswa ITS sekaligus korban pencurian, merasa sangat bersyukur atas respons cepat pihak kepolisian yang berhasil mengamankan motornya kembali. \”Motor ini satu-satunya alat transportasi saya untuk kuliah. Saya sangat berterima kasih kepada Polsek Sukolilo yang telah bekerja dengan cepat untuk mengembalikan motor saya,\” ungkap Yosua dengan haru.

Baca Juga:  PLN Raih Sertifikasi EDGE, Bukti Nyata Komitmen Kesetaraan Gender di Lingkungan Kerja

Kasus ini menjadi perhatian khusus bagi Polsek Sukolilo untuk memastikan keamanan di kawasan sekitar kampus dan permukiman. Kompol Made menegaskan bahwa patroli rutin di kawasan permukiman, terutama di sekitar kos-kosan mahasiswa, akan terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap tindak kriminalitas. Ia juga memberikan peringatan kepada para pelaku kejahatan bahwa pihak kepolisian akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mencoba melanggar hukum.

\”Kami tidak akan ragu untuk menindak pelaku yang berusaha melarikan diri atau melakukan perlawanan saat proses penangkapan. Keamanan warga, terutama mahasiswa yang tinggal di sekitar kampus, adalah prioritas kami,\” tegas Kompol Made.

Baca Juga:  Safari Ramadan Kapolres Simalungun: Sinergi Polri dan Pesantren Demi Masa Depan Generasi Muda

Dengan peningkatan patroli ini, diharapkan kawasan kampus dan permukiman warga di Sukolilo dapat lebih aman dari tindak kriminalitas, dan warga serta mahasiswa merasa terlindungi. Kasus ini juga menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan bahwa pihak kepolisian siap bertindak tegas demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. (*)