TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Tangani Longsor di Ngawi

Laporan: Budi Santoso

NGAWI |SUARAGLOBAL.COM – Personel gabungan dari Polsek Sine, TNI, relawan, dan masyarakat bahu-membahu membersihkan material longsor yang menimpa empat rumah di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Senin (16/12/2024). Bencana tersebut terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu sore.

Empat rumah terdampak tanah longsor berada di dua desa, yakni Desa Wonosari dan Desa Pocol. Dua rumah milik warga Dusun Ngadiluweh, Desa Wonosari, serta dua lainnya berada di Dusun Kesumorejo dan Dusun Krajan, Desa Pocol.

Baca Juga:  Modus Jasa Ekspedisi Terbongkar: Polres Sampang Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal

Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Alhamdulillah, laporan dari lapangan menyebutkan semua warga selamat. Namun kerusakan material cukup signifikan, terutama pada rumah yang tertimpa longsor,” ungkap AKBP Dwi Sumrahadi.

Lokasi longsor diketahui cukup rawan karena rumah-rumah tersebut berada tepat di bawah tebing dengan ketinggian antara 10 hingga 20 meter serta kemiringan ekstrem mencapai 90 hingga 120 derajat. Situasi ini diperburuk oleh curah hujan tinggi yang membuat tanah tebing menjadi labil.

Baca Juga:  Polsek Patumbak Berbagi Berkah Ramadhan: Takjil Gratis dan Imbauan Keselamatan Berlalu Lintas

Polsek Sine bersama Koramil Sine segera berkoordinasi dengan pihak terkait serta relawan dari komunitas EPEJE dan Garasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor.

Dengan peralatan seadanya, petugas dan warga bekerja keras membersihkan tanah yang menutupi rumah dan jalan di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Jejak Prasejarah Ponorogo di Eropa: Upaya Mengembalikan Artefak Sampung Bone Culture

Susanto, salah seorang warga yang rumahnya tertimpa longsor, mengungkapkan rasa syukur karena keluarganya selamat dari bencana. “Alhamdulillah, meskipun rumah kami tertimpa tanah longsor, keluarga saya selamat.

Terima kasih untuk bapak-bapak polisi, TNI, dan para relawan yang sudah membantu kami,” ujarnya dengan penuh haru.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Nama: Pemkot Salatiga Libatkan Publik Tentukan Identitas RSUD

Kerja bakti ini tidak hanya menjadi upaya pembersihan, tetapi juga menunjukkan sinergitas antara TNI, Polri, relawan, dan warga dalam menghadapi bencana alam.

Langkah selanjutnya, pihak terkait akan terus memantau daerah rawan longsor dan mengimbau warga agar lebih waspada, terutama saat musim hujan.

Baca Juga:  Arus Padat dan Bus Terlambat, Ini Langkah Kemenag Atasi Kendala Evakuasi Jemaah dari Muzdalifah ke Mina

Pemerintah Kabupaten Ngawi juga diharapkan memberikan bantuan bagi korban terdampak untuk memperbaiki rumah dan pemulihan pascabencana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!