Walikota Salatiga Yuliyanto, S.E., M.M., bersama kepala OPD Kota Salatiga berfoto bersama selepas menerima tim evaluasi SAKIP dari Provinsi Jawa Tengah, di Rumah Dinas Walikota. (Foto: dok. Humas Setda Kota Salatiga)

Salatiga, beritaglobal.net – Walikota memberikan sambutan saat menerima tim evaluasi SAKIP dari Provinsi Jawa Tengah di Rumah Dinas Walikota, Senin (19/08/2019). Walikota Salatiga Yuliyanto mengajak kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk pertahankan posisi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di tahun 2019 ini.

Baca Juga:  Ibarat Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga, Peribahasa Mendagri Kepada Kepala Daerah Terkena Operasi Tangkap Tangan

“Dulu kinerja instansi pemerintah kita mendapatkan nilai B, dan pernah turun menjadi C selanjutnya kita naik mendapat nilai B kembali. Maka saya mengajak bapak ibu semua untuk terus meningkatkan kinerja OPD, agar pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan juga meningkat,” ajak Yuliyanto.

Ketua tim evaluasi SAKIP Provinsi Jawa Tengah Darsono (Inspektur Pembantu pada Inspektorat Provinsi Jawa Tengah) bersama rombongan disambut langsung oleh walikota, Sekda, dan segenap kepala OPD. Pada kesempatan tersebut, walikota juga berharap tim tidak hanya menilai kinerja instansi pemerintah Kota Salatiga saja, namun juga memberikan bimbingan dan pengetahuan terkait peningkatan kinerja.

Baca Juga:  Safari Salat Jumat di Gempol, Satbinmas Polres Pasuruan Ajak Warga Perkuat Ketahanan Moral

Sementara Sekda Kota Salatiga Drs. Fakruroji, dalam paparan kinerja instansi menjelaskan jika Pemkot Salatiga tidak berhenti meningkatkan dan berinovasi sebagai upaya peningkatan kinerja ditiap – tiap OPD. “Sejak jaman kolonial Belanda, Salatiga dikenal dengan Kota Terindah di Jawa Tengah, dan sekarang ini Salatiga dinobatkan menjadi kota paling toleran. Hal tersebut ternyata ada kolerasinya, kota yang dikenal dengan keindahan alam dan udaranya ternyata juga indah hati masyarakatnya, selanjutnya indeks pembangunan manusia juga tinggi, dan angka kemiskinan Kota Salatiga juga rendah. Hal tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan dan pelayan masyarakat berjalan dengan baik,” terang Fakruroji.

Baca Juga:  Kemenkumham Jateng Sosialisasikan Layanan AHU Pendataan Partai Politik

“Dalam evaluasi nantinya, saya berharap tiap OPD memberikan keterangan sedetail mungkin kepada tim evaluasi. Sekarang jamannya transparasi, maka jangan sampai ada yang ditutup – tutupi,” tekan sekda. (KHM/FMA)