SALATIGA,BeritaGlobal.net – Ratusan Warga Binaan pecinta bola di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Salatiga adakan doa bersama untuk korban atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang.

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengungkapkan bahwa sebagai bentuk rasa empati dan simpati serta keprihatinan atas kejadian di stadion Kanjuruhan pada sabtu malam menjadi tragedi pilu bagi masyarakat pecinta bola di Indonesia bahkan dunia. Untuk itu kami selaku petugas dan Warga Binaan Rutan Salatiga adakan doa bersama dan sholat ghoib bagi korban.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SMA Negeri 2 Kudus Diduga Keracunan MBG, Puluhan Dilarikan ke Rumah Sakit

‘Kegiatan doa bersama ini sebagai bentuk empati dan simpati yang dilakukan oleh petugas bersama warga binaan yang nota bene merupakan pecinta sepak bola’. Ujarnya Senin (3/10).

Untuk itu kami mengajak jajaran petugas dan warga binaan untuk berdoa bersama agar para korban meninggal diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan, untuk yang menjalani perawatan segera disembuhkan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran.

Baca Juga:  Polres Madiun Gelar Donor Darah dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78

Andri yang juga merupakan pecinta sepakbola asal Kota Surabaya ini mengucapkan turut berduka cita dan keprihatinan yang mendalam serta berharap tidak ada kejadian serupa yang terjadi.

Baca Juga:  Laporan Warga Melalui 110 Berbuah Hasil: Polisi Banyuwangi Gagalkan Peredaran 140 Pil Terlarang di Rumah Kos

Kegiatan doa bersama sendiri dipimpin oleh Ustadz Nahrawi yang juga pembimbing rohani di Rutan Salatiga. Serta sebelumnya juga dilakukan doa bersama warga binaan kristiani yang dipimpin oleh pendeta Toni SP Manullang.