Kegiatan P4GN di lingkungan Pendam IV/Diponegoro Tim Kesdam IV/Diponegoro yang dipimpin oleh Kapten Ckm Suswanto. (Foto: dok. Pendam IV/Diponegoro) 

Semarang, beritaglobal.net – Penangkapan 9 anggota sindikat narkoba jaringan internasional di Aceh dan Tanjung Balai Sumatera Utara, serta banyaknya pengungkapan kasus narkoba di berbagai wilayah Indonesia, menjadi bukti Indonesia masih menjadi salah satu negara favorit bagi jaringan peredaran Narkoba Internasional.

Mengantisipasi dan mencegah peredaran Narkoba, serta untuk meyakinkan prajurit dan PNS Pendam IV/Diponegoro terhindar dari penyalahgunaan Narkoba, maka dilakukan pengecekan urin yang dilakukan secara acak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program P4GN  (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) yang dilaksnakan setiap tiga bulan sekali.

Baca Juga:  Jelang Perayaan Natal 2018, Polres Salatiga Gandeng Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jateng Sterilisasi Gereja

“Bagi prajurit dan PNS Pendam IV/Diponegoro diharamkan mendekati, lebih-lebih memakai, mengedarkan atau bahkan menjadi bandar Narkoba”, ujar Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto, S.I.P., M.A.P., kepada beritaglobal.net, disela-sela penyuluhan kesehatan yang dirangkai dengan pelaksanaan program P4GN di Aula Pendam IV/Dipoegoro, Rabu (19/02/2020).

Baca Juga:  Rutan Salatiga Gelar Upacara HUT ke 78 Republik Indonesia dan Pemberian Remisi Umum Tahun 2023 Pada 77 Narapidana

Kegiatan P4GN diawali penyuluhan kesehatan Head Stroke dan Corona oleh Tim Kesdam IV/Diponegoro yang terdiri dari Kapten Ckm Suswanto, Letda Ckm dr. Dodi dan Serka Erfan. Usai pemberian materi, Kapendam menunjuk anggotanya secara acak untuk dilakukan cek urine dengan diawasi oleh Provost dan Paurpam.

“Kegiatan P4GN ini sengaja dilakukan secara mendadak, agar diperoleh hasil yang akurat bahwa anggota Pendam IV/Diponegoro benar – benar bersih dan terbebas dari Narkoba,” imbuh Kapendam.

Baca Juga:  Dua Pelaku Curas di Gamping Ditangkap, Polisi Amankan Barang Bukti Termasuk iPhone 15 Pro

Dari 20 personel yang diambil sample, tidak satupun yang terindikasi memakai obat – obat terlarang atau Narkoba. Semoga ini benar – benar bersih dan kedepan anggota Pendam jangan sampai ada yang terlibat Narkoba, pungkas Letkol Kav Susanto. (Agus Subekti/Red)