Semarang, Beritaglobal.net. Demo penolakan  pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di warnai merobohkan pagar gedung DPRD Jawa Tengah yang berlokasi di jalan Pahlawan Kota Semarang siang tadi.

Dari pantauan Beritaglobal.net dilokasi unjuk rasa, ratusan massa mulai kumpul setelah Dzuhur tersebut sekitar pukul 12.00 tersebut ratusan pendemo langsung melakukan orasi di depan pagar gedung DRPD yang dijaga personil kepolisian. Setelah kumpul, massa yang terdiri dari para pekerja,mahasiswa yang berada di barisan depan langsung mendorong pagar yang kokoh teesbut, hingga hingga akhirnya roboh ke dalam halaman Gedung DPRD Jateng.

Baca Juga:  Indonesia Siap Berkontribusi Capai SDGs Sesuai Dengan Amanat Konstitusi

Para mendemo juga berteriak-teriak menganggap ,para anggota DPR adalah penghianat.
“DPR sekarang dewan pengkhianat rakyat!” teriak salah seorang orator dengan membawa pengeras suara, Rabu (7/10/2020).

Baca Juga:  Babinsa Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali Dukung Swasembada Pangan Melalui Pembinaan Petani Padi di Desa Catur

Akibat dorongan yang dilakukan oleh para pendemo, pagar mengalami kerusakan berat dan salah satu petugas kepolisian yang mencoba menghalau dorongan dari halaman DPRD ada yang tertimpa pagar yang tergolong berat,sehingga mengalami luka, dan langsung dilakukan evakuasi ke tim medis yang sudah disediakan.
Hingga pukul 14.30 WIB,

terlihat massa semakin banyak karena terus berdatangan, dan langsung melakukan orasi di sepanjang Jalan Pahlawan Kota Semarang. Meskipun dijaga aparat kepolisian dengan dilengkapi Watter Cannon, namun aksi yang di ikuti ratusan pendemo itu tidak bisa di cegah.

Baca Juga:  Tunggakan Kredit Macet AH Menjadi Sorotan di Pilkada Sampang

Setelah Omnibus Law disahkan menjadi UU Cipta Kerja, memang langsung mendapatkan penolakan dikalangan pekerja dan elemen lainnya, karena dianggap tidak menguntungkan para pekerja melainkan memberatkan.(laporan Gus Wawan editor Iwan)