BANJARNEGARA , Beritaglobal.net – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah kembali menyelenggarakan program JOGOPLESIRAN, 26-27 nopember 2020, kali ini giliran Banjarnegara. 

Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) kepada masyarakat dan para pelaku pariwisata di sekitar destinasi wisata serta pemberian bantuan berupa alat-alat protokol kesehatan di Kabupaten Banjarnegara.

Ada 4 titik desa wisata di Kabupaten Banjarnegara yang mendapat bantuan berupa alat Protokol Kesehatan (Prokes), pada Kamis, 26 Nopember 2020 kemarin. Keempat desa wisata tersebut adalah Desa wisata Pekasiran, Desa wisata Kepakisan, Desa wisata Karang Tengah, serta Desa wisata Dieng Kulon. 

Baca Juga:  Presiden Jokowi Terima Kunjungan Delegasi US-ABC

Pada dasarnya kegiatan Sosialisasi Gerakan BISA ( Bersih, Indah, Sehat dan Aman)dilaksanakan guna mengedukasi dan berlatih serta menerapkan pola hidup bersih dan indah terhadap adaptasi kehidupan normal baru guna menciptakan rasa nyaman dan aman bagi wisatawan, jelas Hendrawan Purwanto. 

Baca Juga:  Korban KG: Pihak Polsek Medan Baru Tidak Benar Terima Uang Damai, Itu HOAKS!!

Pada kesempatan ini, DISPORAPAR Jateng memberikan bantuan peralatan pendukung protokol kesehatan, berupa hand sanitizer, face shield, alat penyemprot disinfektan, tempat sampah, tempat cuci tangan, serta masker, thermo gun, sabun cuci tangan, juga tempat sampah. 

Kasi Pengembangan Kawasan Pariwisata Hendrawan Purwanto berharap, ”kedepan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Banjarnegara tetap patuh pada protokol kesehatan di Destinasi yang dikelola masyarakat melalui kelompok sadar wisata, kami dari DISPORAPAR akan berusaha untuk terus mengingatkan agar para pelaku wisata dan wisatawan tetap mematuhi protokol kesehatan khususnya di KSPN dieng. “

Baca Juga:  Santai Tapi Strategis: Kaesang Sambangi Salatiga, Bahas Evaluasi 100 Hari dan Kongres PSI di Tengah Aroma Politik Hangat

Menutup program JOGOPLESIRAN di Kabupaten Banjarnegara kali ini, acara dilanjutkan dengan diskusi bersama pengelola wisata (Pokdarwis) dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara terkait pengembangan daya tarik wisata yang ada di desa wisata sekitar Kabupaten Banjarnegara.(Vit/ Iwan )