Laporan: Tunggul H

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Sebanyak delapan kepala desa dan lurah dari Provinsi Jawa Tengah lolos ke tahap seleksi nasional dalam ajang Paralegal Justice Award. Untuk memastikan mereka tampil prima, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jawa Tengah mengadakan pembekalan khusus pada Senin (20/05).

Delapan peserta yang mewakili Jawa Tengah tersebut berasal dari lima kabupaten/kota, yakni Kabupaten Semarang, Kabupaten Brebes, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Magelang, dan Kota Salatiga. Mereka akan mempresentasikan gagasan, inovasi, dan kreativitas yang telah diterapkan di wilayah masing-masing dalam menyelesaikan permasalahan hukum di luar jalur pengadilan.

Baca Juga:  Arisan Meow Diduga Rugikan Korban Rp4,07 Miliar, Polda Jatim Naikkan Perkara ke Penyidikan

Pembekalan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Hukum, Deni Kristiawan, dengan didampingi oleh Kepala Subbidang Penyuluhan Hukum, Bantuan Hukum, dan JDIH. Selain itu, turut hadir Direktur Organisasi Pemberi Bantuan Hukum Solidaritas Perempuan untuk Kemanusiaan dan HAM (SPEKHAM) yang memberikan materi.

“Peran kepala desa dan lurah sangat signifikan dalam menyelesaikan permasalahan hukum di luar jalur pengadilan karena desa dan kelurahan merupakan akar bagi jalannya kehidupan bermasyarakat,” kata Deni Kristiawan.

Paralegal Justice Award adalah penghargaan yang diberikan kepada kepala desa dan lurah sebagai bentuk apresiasi atas upaya, kerja keras, dan inovasi dalam menyelesaikan permasalahan hukum di luar jalur pengadilan. Selain itu, penghargaan ini juga diberikan kepada desa dan kelurahan yang aktif meningkatkan perekonomian, membuka lapangan pekerjaan, dan menarik investasi.

Baca Juga:  Viral Video Masjid Baiturrahman Bandungan Berantakan, Kapolres Semarang Imbau Warga Tak Terprovokasi

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman oleh kepala desa dan lurah dari Jawa Tengah yang tahun lalu meraih penghargaan Paralegal Justice Award. Salah satunya adalah Rokhmad, yang berpesan agar para peserta disiplin dan maksimal dalam mengikuti kegiatan.

Baca Juga:  Tim Mutiara Swimming Club Unggulan Juara Umum Kejuaraan Renang Pemula Piala Pangdam IV/Diponegoro Cup-1 TA. 2024

“Pesan saya adalah tertib dan disiplin dalam mengikuti kegiatan, maksimalkan kesempatan untuk menimba ilmu, sekaligus dapat memaparkan dengan baik kondisi wilayah masing-masing dalam menyelesaikan permasalahan hukum di masyarakat serta inovasi yang dilakukan,” ujar Rokhmad.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bagian Hukum dari Kabupaten Brebes, Kabupaten Magelang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, serta Analis Hukum dari Kabupaten Wonosobo. Semua pihak berharap pembekalan ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi para peserta dalam menghadapi seleksi nasional Paralegal Justice Award. (*)