Laporan: Bagas

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Y. Ambeg Paramarta, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya pada Rabu (27/11/24).

Baca Juga:  Tiga Pilar Simokerto Jaga Ketat Pengiriman Logistik Pilkada 2024

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan Rutan berjalan sesuai standar dan mengevaluasi kondisi fasilitas yang ada.

Dalam kunjungan tersebut, Ambeg Paramarta didampingi Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tomi Elyus, dan jajaran staf. Ia memulai inspeksi dengan meninjau fasilitas keamanan sebagai komponen penting dalam pengelolaan Rutan.

Baca Juga:  Mendikdasmen Tinjau Pemanfaatan IFP di Magelang, Pembelajaran Jadi Lebih Dinamis dan Kolaboratif

Keamanan yang baik adalah kunci operasional Rutan yang efektif. Kita harus memastikan semua elemen pendukung berfungsi optimal,\” ujar Ambeg.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada fasilitas layanan kunjungan. Ambeg menyoroti pentingnya memberikan kenyamanan bagi keluarga warga binaan yang berkunjung, karena dukungan keluarga dianggap vital dalam proses pembinaan.

Baca Juga:  Cegah Korban Susulan, Pamapta Polres Sampang Cor Jalan Berlubang Usai Laka Maut di Imam Bonjol

Layanan kunjungan yang nyaman dan teratur akan memperkuat hubungan emosional warga binaan dengan keluarganya, mendukung proses reintegrasi mereka di masyarakat,\” tambahnya.

Bagian lain yang mendapat sorotan adalah dapur \”Harmoni,\” yang sedang dalam tahap revitalisasi. Ambeg menekankan pentingnya kebersihan dan penyediaan makanan bergizi untuk warga binaan. Kepala Rutan, Tomi Elyus, menjelaskan bahwa revitalisasi dapur ini dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan makanan, dengan memperhatikan standar kesehatan dan kebersihan.

Baca Juga:  Sehat Jasmani-Rohani, Siap Hadapi KUHP Baru: PK Madya Kanwil Ditjenpas Jateng Tekankan Disiplin ASN Lewat Apel Pagi

Dirjenpas dan jajaran pimpinan Rutan. Pembahasan mencakup rencana peningkatan fasilitas dan penguatan manajemen Rutan ke depan. Ambeg menekankan bahwa kerja sama dan sinergi antara pusat dan daerah diperlukan untuk mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang lebih baik.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga pemasyarakatan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung pembinaan warga binaan secara maksimal. (*)