Laporan: Ninis Indrawati

LUMAJANG  – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, jajaran Forkopimda Lumajang bersama masyarakat Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, menggelar penanaman pohon di Sumber Klerek.

Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kelestarian sumber mata air.

Baca Juga:   “Murah Tapi Mematikan”: Sat Narkoba Salatiga Ungkap 33 Kasus, Pil Yarindu Picu Kekhawatiran Baru

Kapolres Lumajang, AKBP Mohammad Zainur Rofik, yang diwakili oleh Kabag SDM Polres Lumajang, Kompol Diding Wahyudi, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan penghijauan ini.

\”Kami sangat mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Penanaman pohon ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi contoh yang baik bagi generasi muda,\” ujar Kompol Diding, Senin (9/12).

Baca Juga:  Misteri Bayi Didalam Kardus Terungkap! Sepasang Mahasiswa di Salatiga Diamankan Polisi, Ini Jelasnya

Kompol Diding juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

\”Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sekitar sumber air,\” imbuhnya.

Baca Juga:  Demo Day 2025 Jadi Panggung Emas Inovasi Pelajar Jatim: Integrasi Double Track & Digital Skill Makin Mantap

Dalam kesempatan yang sama, Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, juga menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

\”Penghijauan ini merupakan salah satu upaya kita untuk mengatasi masalah lingkungan seperti kekeringan dan banjir. Selain itu, kita juga meluncurkan Sekolah Edukasi Sampah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah,\” kata Indah.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih Digaungkan di Desa Kedondong: Langkah Strategis Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera

Meskipun kegiatan penghijauan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, namun masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi.

Salah satunya adalah kemungkinan bibit pohon yang baru ditanam dicabuti kembali oleh warga.

Baca Juga:  Pemkab Sidoarjo Masuk 10 Besar Nasional, Raih GM-DTGI Award 2025

Untuk mengatasi masalah ini, pihak terkait akan melakukan koordinasi dengan Linmas dan Babinkamtibmas untuk mengamankan bibit pohon yang sudah ditanam.

Selain itu, kebiasaan warga membuang sampah sembarangan juga menjadi salah satu tantangan.

Baca Juga:  Polri Sigap Bersihkan Abu Vulkanik Semeru: Rumah Ibadah dan Pemukiman Warga Jadi Fokus Utama

Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan sosialisasi secara terus-menerus kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan adanya kegiatan penghijauan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Baca Juga:  THR Jadi Sorotan, Muh Haris Tegas: Hak Buruh Tak Boleh Diabaikan!

Selain itu, diharapkan juga dapat memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. (*)