Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Momen tak terduga dialami seorang pria bernama Iwan, warga Kemiri, yang harus menjalani evakuasi dramatis usai tubuhnya terjepit kursi besi saat tertidur lelap di depan Polres Salatiga, Minggu (5/4/2026) dini hari.

Peristiwa bermula dari rasa lelah yang tak tertahankan. Sepulang bekerja sebagai juru parkir, Iwan memilih beristirahat sejenak di kursi besi yang berada di sekitar lokasi. Namun siapa sangka, tidur singkat itu justru berubah menjadi insiden yang membuatnya tak bisa bergerak.

Baca Juga:  Bupati Sidoarjo Subandi Blusukan: Evaluasi Menu Permakanan hingga Janji Bedah Rumah

Saat terbangun, tubuhnya sudah dalam posisi terjepit di sela-sela rangka kursi besi. Upaya melepaskan diri pun gagal, hingga akhirnya ia membutuhkan bantuan petugas.

Tim Regu 2 dari Pemadam Kebakaran Kota Salatiga langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Evakuasi dimulai sekitar pukul 02.59 WIB dan berlangsung cukup menegangkan hingga pukul 03.45 WIB.

Baca Juga:  Tidak Lagi Jabat Menhan, Ini Pesan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Pada Pegawai Kemhan RI

Proses penyelamatan tidak bisa dilakukan sembarangan. Petugas harus bekerja ekstra hati-hati dengan memotong bagian kursi besi yang menjepit tubuh korban, guna menghindari risiko cedera.

Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Salatiga, Asih Budi Lestari, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung merespons laporan warga.

“Begitu menerima laporan, petugas segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi dengan teknik pemotongan besi agar korban bisa segera dibebaskan,” jelasnya saat dihubungi Suaraglobal.com.

Baca Juga:  PCNU Pamekasan Siap Dorong Pilkada Serentak Tahun 2024 Berjalan Damai Dan Sejuk

Aksi penyelamatan dini hari itu sempat menarik perhatian warga sekitar. Meski berlangsung dramatis, proses evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan luka serius pada korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beristirahat di fasilitas umum. Kejadian tak terduga bisa saja terjadi, bahkan di situasi yang terlihat sepele sekalipun. (*)